PAMEKASAN, RadarMadura.id – Program makanan bergizi gratis di Yayasan Al-Falah, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, mendadak menjadi petaka.
Pasalnya, belasan siswa di lembaga tersebut yang mendapat jatah makan bergizi gratis (MBG) pada Senin (8/9) justru jatuh sakit dengan gejala keracunan.
Korban terbanyak berasal dari siswa TK Al-Falah. Mereka mengalami muntah, pusing, hingga diare tak lama setelah menyantap menu yang disajikan di sekolah.
Kepala TK Al-Falah, Azizah, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut beberapa wali murid yang sempat mencicipi sisa makanan juga ikut terdampak.
Baca Juga: Bupati Sampang Launching SPPG Yayasan Kemas di Desa Kotah, Tekankan Kualitas Dapur MBG
“Beberapa wali murid merasakan gejala serupa setelah mencoba makanan itu,” katanya.
Tidak hanya siswa TK, sejumlah pelajar SMK di bawah naungan yayasan yang sama juga dilaporkan mengalami gejala keracunan. Keluhan yang muncul serupa, mulai dari muntah hingga diare.
Para korban langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Tlanakan dan RSUD Smart Pamekasan. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab keracunan massal tersebut.
Baca Juga: Satgas Sebut Jangkauan Maksimum Distribusi MBG Enam Kilometer
Informasi sementara terdapat 14 siswa di TK Al-Falah yang mengalami gejala mirip keracunan. Mereka mendapat layanan media. Sementara di siswa SMK masih belum didata jumlah total siswa yang mengalami dugaan keracunan. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto