Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Civitas Academica IAI Al Khairat Pamekasan Bersama TNI dan Polri Gelar Salat Gaib, Bentuk Kepedulian atas Tragedi Affan Kurniawan

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 2 September 2025 | 17:28 WIB
DUKA MENDALAM: Civitas academica, prajurit TNI dan Polri melaksanakan salat Gaib di halaman kampus IAI Al Khairat Pamekasan, Minggu (31/8). (IAI AL KHAIRAT UNTUK JPRM)
DUKA MENDALAM: Civitas academica, prajurit TNI dan Polri melaksanakan salat Gaib di halaman kampus IAI Al Khairat Pamekasan, Minggu (31/8). (IAI AL KHAIRAT UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.idCivitas academica IAI Al Khairat Pamekasan bersama prajurit TNI dan Polri melaksanakan salat Gaib, Minggu (31/8). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendoakan Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) barracuda.

Affan Kurniawan meninggal di Jakarta saat menjalankan tugas mengantar pesanan, Kamis (28/8). Dia dilindas rantis barracuda milik aparat kepolisian yang sedang melakukan pengamanan massa. Tragedi tersebut memicu gelombang solidaritas dari berbagai pihak, termasuk di Pamekasan.

Salat Gaib dipimpin oleh Muzammil Imron dan diikuti ratusan jemaah. Doa bersama dipanjatkan agar mendiang Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Suasana tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran aparat TNI dan Polri.

Rektor IAI Al Khairat Pamekasan Ali Ridho mengucapkan belasungkawa atas musibah tersebut. Dia menegaskan bahwa acara doa bersama tersebut merupakan wujud duka kolektif. Selain itu juga menjadi bentuk kepedulian semua pihak terhadap tragedi tersebut.

”Kami mengundang Polres Pamekasan dan Kodim 0826/Pamekasan untuk mengikuti salat Gaib bersama,” ujar Ali Ridho.

Menurutnya, kebersamaan tersebut penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Dia berharap seluruh pihak dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Dia juga mengingatkan agar masyarakat tetap rasional dalam menyampaikan aspirasi. Sementara, pejabat publik dituntut untuk lebih peka dalam mendengar keluhan masyarakat.

”Dengan demikian, situasi bangsa akan lebih baik, aman, dan kondusif,” harap Ali Ridho.

Kegiatan salat Gaib ditutup dengan doa bersama untuk almarhum dan keselamatan bangsa. Seluruh peserta acara berharap Indonesia senantiasa terhindar dari perpecahan. Doa itu menjadi penegasan pentingnya menjaga keharmonisan antar elemen masyarakat. (afg/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#rektor #polres pamekasan #ojol #Affan Kurniawan #IAI Al Khairat Pamekasan #salat gaib #doa bersama