PAMEKASAN, RadarMadura.id– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan tahun ini bakal merealisasikan proyek jalan usaha tani (JUT).
Program yang bertujuan untuk mendukung produktivitas petani tersebut tersebar di 128 titik.
Plt Kepala DKPP Pamekasan Indah Kurnia Sulistiorini mengatakan, anggaran program tersebut bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
Juga dari sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) sebesar Rp 4,8 miliar,” katanya.
Indah memaparkan, proyek tersebut sampai saat ini memang belum direalisasikan.
Sebab, institusinya masih menunggu perubahan anggaran keuangan (PAK).
Saya belum bisa memastikan (kapan direalisasikan), kita lihat di PAK,” ucapnya.
Dijelaskan, beberapa lokasi telah dilakukan survei. Salah satu tujuannya, untuk memastikan benar-benar memenuhi krtiteria.
Ratusan titik tersebut belum ditetapkan, makanya bisa saja berubah,” ungkapnya.
Menurutnya, ratusan proyek tersebut juga tidak dipastikan terealisasi semua pada tahun ini. Sebab, masih menunggu ketersediaan anggaran.
Pertimbangan lain, karena menyesuaikan dengan program prioritas yang digagas pemerintah.
”Seandainya tidak memungkinkan digarap tahun ini, maka bisa dilanjutkan pada tahun depan.
Intinya, kalau ada yang lebih urgen, kami terpaksa harus mengalah,” pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri