PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sejak awal tahun kasus campak di Madura terus menunjukkan peningkatan. Merespons kondisi tersebut, RSUD dr H Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan mengambil langkah cepat dengan memperluas kapasitas layanan pasien.
Kabid Pelayanan Medik RSUD Smart Pamekasan dr Yosi Nugrahaini mengatakan, pihak rumah sakit telah menyiapkan tambahan ruangan khusus bagi pasien campak. ”Jika terjadi lonjakan signifikan, ruang perawatan umum akan dialihfungsikan menjadi ruang isolasi,” katanya.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, RSUD Smart Pamekasan menambah 27 tempat tidur baru untuk menampung pasien rujukan dari berbagai daerah di Pulau Garam. ”Penambahan tersebut dianggap penting karena tren kasus campak terus meningkat dan berpotensi menimbulkan penumpukan pasien,” tuturnya.
Selain menyiapkan sarana ruang rawat, lanjut Yosi Nugrahaini, dukungan tenaga medis RSUD Smart Pamekasan juga diperkuat. Penambahan perawat, dokter, obat-obatan, hingga kelengkapan alat kesehatan (alkes) turut dipersiapkan. Sehingga, penanganan pasien berjalan lebih optimal.
”Semua langkah ini dilakukan agar pasien campak dapat segera ditangani dengan cepat, sekaligus memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Madura. Langkah ini semata-mata dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal,” ucap Yosi Nugrahaini.
Sekadar diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mencatat sebanyak 134 kasus balita diduga terpapar campak. Dari jumlah tersebut, dua balita dinyatakan meninggal akibat penyakit menular tersebut.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ancaman campak tidak bisa dipandang ringan. Karena itu, upaya pencegahan dan kesiapan layanan kesehatan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak. Dengan begitu, lonjakan kasus bisa ditekan. (afg/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti