PAMEKASAN, RadarMadura.id – Gedung Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) atau Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) tahun ini akan kembali membangun gedung produksi dan musola. Namun, pelaksanaannya menunggu peresmian gedung SIHT.
Kabid Perindustrian Disperindag Pamekasan Khoirul Komar mengatakan, penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) dan pembentukan koperasi yang akan menjadi pengelola gedung sudah selesai ”Kami tinggal menghadap bapak bupati,” katanya.
Menurut dia, bangunan tersebut sebelumnya dijadwalkan beroperasi pertengahan tahun. Saat itu, ada dua Perusahaaan Rokok (PR) yang siap beroperasi di SIHT.
Salah satunya PR Janoko Jaya. ”Tinggal menunggu SK Bupati. Insyallah akan segera beroperasi tahun ini,” ungkapnya.
Sementara, untuk rencana pembangunan megaproyek lanjutan senilai Rp 3,5 miliar masih menunggu peresmian. "Yakni untuk pembangunan gedung produksi Rp 2,8 juta dan pembangunan musala Rp 700 juta,” ucapnya.
Anggota Komisi B DPRD Pamekasan Nadi Mulyadi minta pengoperasionalan SIHT disegerakan. Apalagi, saat ini diyakini sudah tidak ada hambatan.
”Jika sudah berkaitan dengan pertumbuhan perekonomian (tembakau) masyarakat, maka harus didukung,” tandasnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri