PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bulog menggandeng sejumlah linta sektor dalam program gerakan pangan murah (GPM). Bulog mengeklaim, gerakan itu bisa menekan inflasi dan membantu perekonomian masyarakat.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Madura Ahmad Rofi’i menyampaikan, pihaknya memiliki sejumlah program stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP).
Di antaranya kegiatan GPM. Hal itu untuk membantu masyarakat menghemat pengeluaran dan mendapat beras premium.
”Kegiatan GPM ini dari pemerintah pusat. Menugaskan kami untuk kolaborasi agar bisa menekan angka inflasi,” katanya Kamis (14/8).
Program SPHP akan digelar di delapan titik. Di antaranya, berkolaborasi dengan Polri, TNI, Pemkab, koperasi polres dan outlet BUMN.
”Kita juga buka stand di depan kantor cabang,” tuturnya.
Rofi’i mengungkapkan, masyarakat bisa mendapatkan harga lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET). Sebab, pihaknya menjual di bawah Rp 12.500 dengan beras kualitas medium.
”Jadi di GPM masyarakat bisa mendapatkan harga di bawah harga HET,” ungkapnya.
Pihaknya tidak membatasi stok beras pada kegiatan GPM. Pihaknya menyesuaikan dengan permintaan instansi. Misalnya, GPM yang dilaksanakan Polres Pamekasan di Food Colony menghabiskan 20 ton beras.
”Untuk stok, kami sediakan sesuai permintaan,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti