Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPJS Kesehatan Dorong Peserta Mandiri Pakai Autodebit untuk Bayar Iuran JKN

Hendriyanto • Rabu, 6 Agustus 2025 | 23:56 WIB

 

BERI PELAYANAN: Nasabah BPJS Kesehatan mendapat pelayanan.
BERI PELAYANAN: Nasabah BPJS Kesehatan mendapat pelayanan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – BPJS Kesehatan terus memperluas inovasi layanan digital demi mempermudah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membayar iuran tepat waktu.

Salah satu fitur yang gencar disosialisasikan adalah autodebit, metode pembayaran otomatis yang memotong saldo rekening, dompet digital, atau kartu kredit peserta setiap bulan sesuai tanggal jatuh tempo.

Fitur ini menyasar peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), khususnya peserta mandiri, agar tidak telat membayar iuran.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Nuzuludin Hasan, menyebut autodebit sebagai solusi praktis mencegah tunggakan iuran. Menurutnya, kepesertaan aktif menjadi kunci akses layanan kesehatan tanpa hambatan.

Baca Juga: Gotong Royong Jadi Pondasi Utama Program JKN di Bangkalan

“Dengan autodebit, peserta tidak perlu khawatir lupa bayar. Sistem akan memotong saldo otomatis sesuai tanggal jatuh tempo, sehingga status kepesertaan selalu aktif. Kalau pembayaran lancar, perlindungan kesehatan tetap berjalan tanpa hambatan,” ujar Nuzul, Rabu (6/8).

Fitur ini dapat diakses melalui berbagai kanal seperti aplikasi Mobile JKN, USSD Menu Browser (UMB), mitra perbankan, dompet digital, hingga e-commerce. BPJS Kesehatan juga memastikan masyarakat di wilayah dengan akses internet terbatas tetap bisa memanfaatkan layanan ini.

“Bagi yang tidak punya rekening bank atau smartphone, cukup gunakan UMB dengan mengetik 141222# atau 141999#. Fitur ini memang kami rancang agar bisa digunakan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Nuzul menegaskan pendaftaran autodebit cukup sekali untuk berlaku seterusnya. Metode ini dinilai lebih efisien dibanding pembayaran manual yang berisiko terlambat.

“Kami ingin peserta merasa aman dan nyaman. Autodebit membuat peserta tidak lagi khawatir terkena denda. Semakin banyak yang memanfaatkan fitur ini, semakin kuat keberlangsungan Program JKN,” jelasnya.

Baca Juga: Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Pamekasan Gelar Rapat TIMPORA Sumenep

Selain memudahkan administrasi, Nuzul menekankan bahwa kepatuhan membayar iuran adalah bentuk gotong royong untuk saling melindungi. Iuran yang dibayarkan peserta sehat membantu pembiayaan peserta yang sedang sakit.

Di sisi lain, Achmad Fauzi (34), peserta JKN asal Pamekasan, mengaku sudah merasakan manfaat autodebit sejak setahun lalu. Sebelumnya, ia kerap lupa membayar iuran karena kesibukan kerja.

“Dulu saya sering kelewatan jadwal bayar, akhirnya status kepesertaan sempat nonaktif. Setelah pakai autodebit, tiap bulan saldo langsung terpotong otomatis. Sekarang saya lebih tenang karena kalau butuh layanan kesehatan, tinggal datang ke fasilitas kesehatan,” kata Fauzi.

Fauzi menceritakan keluarganya beberapa kali memanfaatkan layanan JKN, mulai dari berobat hingga rawat inap di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Semua pelayanan berjalan lancar tanpa biaya tambahan.

Baca Juga: Pemkab Sumenep Kantongi Izin Kemendagri, Mutasi ASN Dijadwalkan setelah Agustus

“Pernah anak saya rawat inap di Puskesmas Karang Penang dekat rumah. Prosesnya cepat, semua biaya ditanggung, dan pelayanannya tetap ramah. Kami merasa sangat terbantu,” ungkapnya.

Menurut Fauzi, autodebit bukan hanya memudahkan administrasi, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab menjaga perlindungan kesehatan keluarga.

“Membayar iuran tepat waktu membuat kepesertaan tetap aktif dan manfaatnya bisa dinikmati tanpa hambatan. Ini semua demi keamanan dan kenyamanan keluarga,” tutupnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
#jkn #Iuran Kesehatan #bpjs kesehatan