PAMEKASAN, RadarMadura.id – Usia ke-26 tahun bagi perjalanan media cetak bukanlah hal yang mudah dicapai. Namun, Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berhasil membuktikan eksistensinya selama lebih dari dua dekade.
Kiprah JPRM dalam dunia jurnalistik terus mendapat apresiasi. Di usia yang matang itu, media yang dikenal luas di Madura ini dianggap memiliki karakteristik yang kuat dan konsisten. Hal itu diungkapkan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.
Kiai Kholil terkesan dengan konsistensi media tersebut dalam menyajikan informasi yang khas. Menurut dia, ciri khas yang dimiliki JPRM menjadi daya tarik utama masyarakat untuk tetap menjadikannya sebagai rujukan informasi.
”JPRM ini bukan media baru. Ia sudah melewati banyak fase perkembangan zaman, tapi tetap bisa menjaga identitas dan kedekatannya dengan masyarakat,” ungkap Kiai Kholil dalam suatu pertemuan dengan kru JPRM Biro Pamekasan di Peringgitan Dalam, Jumat (25/7) malam.
Dia juga menyebut bahwa JPRM telah menempati posisi sebagai media senior di tengah-tengah masyarakat Madura.
JPRM tetap eksis di tengah gempuran media digital. Bahkan, masih menjadi jujukan dalam mendapatkan berita yang faktual dan aktual.
Kiai Kholil menilai bahwa JPRM mampu menjaga kepercayaan publik dengan sangat baik.
Keberadaan media masyhur tersebut tidak hanya sebagai penyaji informasi. Tetapi, juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
”Pada periode pertama saya menjadi bupati, sudah akrab dengan Radar Madura. Untuk periode kedua ini, kerja sama dimulai malam ini,” kata bupati kepada kru JPRM malam itu.
Dia percaya, JPRM bisa berdiri kokoh di tengah tantangan besar yang dihadapi media cetak akibat derasnya arus digitalisasi.
Ini membuktikan bahwa media tersebut tidak sekadar bertahan, tetapi mampu beradaptasi dan tetap relevan dengan zaman.
Bagi Kiai Kholil, media yang identik dengan warna biru itu juga didukung oleh soliditas redaksi serta kedekatannya dengan masyarakat.
Media ini tidak hanya mengejar pemberitaan sensasional, tapi mengedepankan isi yang mendidik dan mencerdaskan.
Tak hanya itu, Kiai Kholil menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk mindset masyarakat.
Karena itu, ia berharap JPRM terus menjaga kualitas beritanya agar tetap menjadi rujukan informasi tepercaya di Madura.
”Selamat ulang tahun yang ke-26 untuk Radar Madura. Semoga di usia ini semakin mantap menyajikan berita yang manfaat dan aktual. Sehingga, bisa mendidik masyarakat dan semangat menebar manfaat,” tutur mantan anggota DPR RI itu.
Sementara itu, Kepala JPRM Biro Pamekasan Moh. Subhan mengungkapkan terima kasihnya atas dukungan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.
Menurut mantan redaktur pelaksana (Redpel) JPRM itu, perhatian dari tokoh sekaliber Kiai Kholil merupakan suatu kehormatan.
”Hal ini sekaligus juga menjadi dorongan besar untuk terus berbenah dan menyajikan informasi yang terbaik bagi masyarakat. Dukungan dari pemimpin daerah seperti beliau itu sangat berarti bagi kami,” ujar pria asal Sumenep tersebut.
Subhan menegaskan bahwa JPRM tetap berkomitmen untuk menyajikan berita-berita yang bermanfaat, mencerdaskan, dan tidak memecah belah.
Dia juga menyatakan komitmen untuk mendukung program-program pembangunan pemerintah. Komitmen itu sesuai dengan tema besar ulang tahun kali ini, yakni semangat untuk selalu menebar manfaat.
”Kami akan terus mendukung langkah-langkah positif yang dilakukan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. Keberlangsungan media ini tidak lepas dari peran pembaca dan mitra kerja yang tetap loyal. Kami berterima kasih,” ucap Subhan.
Di tengah tantangan besar yang melanda dunia media, JPRM telah bertransformasi untuk mengembangkan platform digital yang menjangkau pembaca lebih luas.
Adaptasi itu dilakukan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini. (afg/luq)
Editor : Hendriyanto