PAMEKASAN, RadarMadura – Sejumlah warga mengeluhkan jam buka kawasan eks PJKA Pamekasan karena tidak konsisten.
Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat dan pedagang. Sebab, jika penjaga belum membuka portal, mereka tidak bisa beraktivitas.
Kondisi tersebut dikeluhkan pengunjung eks PJKA Iklal Iljaz Husain. Dia mengaku kecewa dan menilai pemerintah daerah tidak serius dalam mengelola kawasan yang telah menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat itu. Sebab, jadwal buka portal masuk tidak konsisten.
”Padahal, jam operasionalnya sudah diatur secara jelas. Kadang portal dibuka pukul 06.00, kadang pukul 07.00, bahkan tadi (kemarin, Red) sampai pukul 08.40 masih belum dibuka. Tentunya, ini sangat mengganggu, terutama buat para pedagang,” sesal Iklal.
Iklal menyebut, pemerintah daerah terkesan abai terhadap hal-hal kecil yang justru berdampak besar terhadap roda ekonomi.
Ketidakkonsistenan tersebut tidak hanya merugikan pengunjung, tetapi juga mengurangi potensi pendapatan pedagang.
Dia mendesak penanggung jawab lebih memperhatikan masalah teknis tersebut. Termasuk, mengevaluasi sistem penjagaan dan jam buka portal.
Sehingga, tidak berdampak langsung kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan tersebut.
Terpisah, Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan Mohammad Yusuf Wibiseno membantah jika pihaknya tidak konsisten dalam membuka portal kawasan eks PJKA.
Dia menegaskan bahwa jadwal operasional kawasan telah diatur dalam perda. Yaitu, mulai pukul 07.00 hingga pukul 24.00.
”Secara umum, sudah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan tepat waktu. Hari ini (kemarin, Red) memang ada keterlambatan karena petugasnya sedang mengikuti seleksi,” timpalnya. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri