PAMEKASAN, RadarMadura.id – Operasi Wira Waspada yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan pada Rabu (16/7) nihil temuan. Sepuluh petugas yang diterjunkan dalam operasi itu tidak menemukan warga negara asing (WNA) yang melanggar.
Operasi itu difokuskan terhadap WNA yang menempuh pendidikan di sejumlah lembaga di Kabupaten Sumenep. Lokasi penyisiran WNA kali pertama dilakukan di Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep.
Ada sembilan mahasiswa asing yang tercatat menempuh pendidikan di lembaga itu. Perinciannya, tujuh dari Timor Leste dan dua dari Malaysia. Namun, dalam pemeriksaan yang dilakukan, hanya lima mahasiswa yang tengah berada di kampus.
Tim dari kantor imigrasi mengecek administratif dan melakukan wawancara terhadap para mahasiswa asing. Dari hasil pemeriksaan petugas, seluruh mahasiswa asing itu memiliki dokumen resmi dan tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian.
”Tim tidak menemukan catatan negatif dari WNA tersebut. Mereka juga tidak berbuat masalah selama tinggal di Sumenep,” ujar Kasi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Aris Setiawan.
Lalu, tim kantor imigrasi bergerak ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Pemeriksaan menyasar satu mahasiswa asal Malaysia yang menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Hasilnya, tidak ada pelanggaran atau masalah administratif.
Meski suasana berlangsung tenang dan jauh dari kesan mendebarkan, operasi itu tetap dijalankan dengan penuh ketelitian. Setiap dokumen diteliti, setiap interaksi dicatat, guna memastikan semua sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.
”Seluruh hasil kegiatan operasi kami laporkan ke pimpinan sebagai bagian dari tindak lanjut dan dokumentasi pengawasan orang asing di wilayah kerja kami,” ucap Aris Setiawan pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Jumat (18/7).
Dia menegaskan, Operasi Wira Waspada merupakan bagian dari agenda pengawasan rutin imigrasi. Tujuannya adalah, menjaga ketertiban, keamanan, serta memastikan kehadiran WNA di Indonesia tidak melanggar aturan hukum. (afg/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti