PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan gencar menyosialisasikan informasi keimigrasian kepada masyarakat. Salah satu upaya dilakukan melalui penyebaran flyer di dua kecamatan strategis di wilayah Madura.
Kegiatan diseminasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prosedur dan ketentuan hukum keimigrasian. Informasi yang disampaikan juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Imigrasi dalam pengawasan orang asing.
Penyebaran pertama dilakukan pada 8 Juli 2025 di Kantor Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Kegiatan serupa dilanjutkan pada 9 Juli 2025 di Kantor Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Flyer yang dibagikan berisi informasi penting seputar layanan Imigrasi. Antara lain mencakup jenis-jenis izin tinggal, cara pengajuan visa, pelaporan keberadaan orang asing, serta sanksi pelanggaran keimigrasian.
Baca Juga: Pengawasan WNA di Bangkalan Diperketat, Imigrasi Temukan 16 Mahasiswa Asing di UTM
Media cetak ini juga mencantumkan kanal resmi pengaduan dan layanan informasi milik Kantor Imigrasi Pamekasan. Masyarakat dapat mengaksesnya untuk memperoleh layanan secara cepat dan tepat.
Humas Kantor Imigrasi Pamekasan, Yoga Ibrahim R, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Diseminasi Informasi Keimigrasian kepada Masyarakat. Sasaran utama adalah perangkat kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan publik.
“Dengan adanya informasi yang mudah diakses, kami berharap perangkat kecamatan dapat menyampaikan pengetahuan kepada masyarakat, terutama mengenai aktivitas WNA di wilayahnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan langsung pemerintah kecamatan menjadi kunci keberhasilan pengawasan. Imigrasi ingin memastikan bahwa kesadaran hukum masyarakat terkait orang asing semakin meningkat.
Baca Juga: Dana Rp 13,8 Miliar Mengalir ke Perusahaan Rokok, Jumlah Buruh Penerima BLT Capai Puluhan Ribu
Melalui kegiatan ini, Imigrasi ingin memperkuat kolaborasi lintas sektor. Termasuk dengan pemerintahan desa dan kecamatan yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik.
Kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari pihak kecamatan. Para aparat menyatakan siap menjadi mitra aktif dalam mendukung tugas pengawasan keimigrasian.
Imigrasi Pamekasan optimistis pendekatan langsung ini efektif meningkatkan literasi hukum warga Madura. Informasi yang sampai ke akar pemerintahan akan mempercepat deteksi dini potensi pelanggaran. (dry)
Editor : Hendriyanto