PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan terus berusaha menata kota. Salah satu cara yang dilakukan, dengan menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Pemkab juga mengusulkan dua lokasi sebagai sentra PKL baru.
Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Muttaqin mengatakan, pemkab menata PKL sesuai ketentuan yang ada di perda. Sedangkan untuk kegiatan penertiban, melibatkan tim gabungan dan dilakukan secara bertahap.
”Kami juga akan menambah sentra PKL,” katanya kepada RadarMadura.id
Menurut dia, ada tiga lokasi yang diusulkan sebagai sentra PKL baru. Jika merujuk rencana awal, tiga sentra PKL akan dipusatkan di Jalan Wahid Hasyim, Jalan Teja, dan Terminal Barang di Larangan Tokol.
Baca Juga: Polres Pamekasan Ringkus Pensiunan TNI, Diduga Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkotika
”Itu masih rencana lho ya,” ucapnya. Saat ini upaya penertiban ini terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan terhadap masyarakat dan para PKL.
Dijelaskan, untuk sementara waktu, para PKL disebar ke Food Colony dan Sae Rassah. Salah satu pertimbangannya, karena kedua sentra PKL tersebut memiliki daya tampung yang cukup baik.
”Untuk penambahan sentra PKL akan dibahas lebih lanjut. Sebab, untuk membangun sentra PKL baru, diperlukan anggaran yang tidak sedikit,” ujar Muttaqin. (ay/yan)
Editor : Hendriyanto