Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sapa Legislatif Bersama Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Abrari Alzael; Pembangunan Daerah Harus Berdasarkan Riset

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 11 Juni 2025 | 15:32 WIB
PENGAWALAN: Kabiro Pamekasan Moh. Subhan (kiri) mewawancari Abrari Alzael di program podcast sapa legislatif. (FAHMI JALIL/JPRM)
PENGAWALAN: Kabiro Pamekasan Moh. Subhan (kiri) mewawancari Abrari Alzael di program podcast sapa legislatif. (FAHMI JALIL/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Arah pembangunan harus dipikirkan secara matang. Bukan sekadar angan-angan. Oleh sebab itu, dibutuhkan kajian.

Setiap kebijakan dan program pemerintah membutuhkan anggaran. Tetapi, tidak semua kebijakan memiliki pijakan yang jelas. Sehingga, orientasi dan output dari program yang dilaksanakan juga tidak jelas.

Kondisi itu tidak hanya terjadi di level pemerintahan kabupaten dan kota. Tetapi, juga masih terjadi di pemerintah provinsi (pemprov). Kondisi tersebut menuai perhatian anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Abrari Alzael.

Abrari menyatakan, banyak dijumpai pembangunan daerah yang tidak memiliki arah tujuan yang jelas. Sebab, pemangku kebijakannya hanya bertujuan supaya anggarannya terserap 100 persen. Sehingga, tolok ukur kinerja juga tidak nampak.

Pembangunan tidak boleh hanya berangkat dari keinginan pribadi atau dorongan subjektif. Tapi, juga perlu didasarkan pada perencanaan yang matang. Yakni, harus berlandaskan hasil riset yang secara komprehensif.

”Pemerintah harus membangun dari hasil riset, bukan dari hasil keinginan,” ujarnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Abrari kerap melakukan inspeksi mendadak (sidak) di berbagai daerah. Hasil temuannya cukup mengejutkan. Sebab, banyak pembangunan fisik dan prasarana dikerjakan tidak maksimal karena tanpa data dan hasil kajian.

”Kesan yang saya tangkap, pembangunan yang ada tidak sepenuhnya dibangun secara serius. Bahkan, tidak memiliki indikator yang jelas,” tambahnya.

Menurut Abrari, pembangunan yang bagus harus berdasarkan rencana yang matang. Di antaranya memiliki indikator capaian kinerja dan berbasis riset atau based on data. ”Mimpi saya sebagai anggota DPRD, pembangunan akan dilakukan survei sesuai kebutuhan di Madura,” ucapnya.

Mantan anggota DPRD Sumenep itu menambahkan, pola pembangunan harus berkelanjutan dan berintegrasi untuk membantu masyarakat. Sehingga, pembangunan sesuai mutu nasional untuk kebermanfaatan masyarakat.

”Harapannya, pembangunan di daerah (kabupaten dan kota) diselaraskan dengan renstra Pemprov Jatim. Sehingga, bisa menjadi satu untuk bisa berintegrasi,” pungkasnya. (ay/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#rencana #kebijakan #Abrari Alzael #Perencanaan #Komisi D DPRD Jawa Timur #riset #matang #Pembangunan