PAMEKASAN, RadarMadura.id – BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan menerima kunjungan puluhan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 Administrasi Kesehatan Universitas Noor Huda Mustofa (UNHM), Selasa (4/6).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari studi lapangan guna memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia.
Sebanyak 35 mahasiswa yang didampingi dosen dan pimpinan prodi hadir langsung dalam kunjungan tersebut. Mereka disambut oleh jajaran BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan dalam suasana penuh antusias dan dialog interaktif.
Ketua Prodi Administrasi Kesehatan UNHM, Enggal Sari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan penerapan langsung dari mata kuliah terkait asuransi kesehatan. Dengan mengunjungi BPJS Kesehatan, mahasiswa bisa mendapatkan pemahaman konkret mengenai bagaimana layanan JKN dijalankan.
Baca Juga: Walhi Jatim: Jangan Tertipu Indeks, Alam Jawa Timur Sedang Sakit
"Ranah dan sasaran lulusan administrasi kesehatan itu menjadi administrator yang profesional. Salah satu tempat kerja potensialnya adalah di BPJS Kesehatan. Maka dari itu, kunjungan ini sangat relevan untuk memperluas cakrawala mahasiswa," ujarnya.
Enggal juga mengungkapkan masih adanya stigma yang keliru mengenai prodi administrasi kesehatan. Ia menyayangkan asumsi masyarakat yang menganggap lulusannya hanya bisa bekerja sebagai tenaga front office atau loket pelayanan.
Padahal, kata dia, lulusan administrasi kesehatan memiliki peluang berkarier di banyak sektor, termasuk rumah sakit, perusahaan asuransi, lembaga pemerintah, hingga institusi riset dan kebijakan kesehatan.
Melalui kunjungan ini, pihaknya berharap mahasiswa tidak hanya memahami peran strategis administrator kesehatan, tetapi juga mampu menjadi agen informasi yang mencerahkan masyarakat tentang sistem kesehatan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia, Umum, dan Komunikasi (SDMUK) BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Ary Udiyanto, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan UNHM untuk memilih lembaganya sebagai lokasi studi lapangan.
Baca Juga: Bupati-Wabup Bangkalan Temui Massa Aksi di kantor pemerintah kabupaten
"Ini merupakan kehormatan bagi kami. Kegiatan ini sejalan dengan semangat BPJS Kesehatan untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi," kata Ary.
Ia menambahkan, kerja sama antara BPJS Kesehatan dan UNHM bukan hanya bersifat seremonial. Memorandum of Understanding (MoU) yang telah diteken mencakup kegiatan magang, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga program pengembangan SDM.
Ary mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi yang pertama dari civitas akademika di Madura ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya Program JKN.
“Salah satu tujuan kami adalah mengetuktularkan informasi JKN, minimal kepada keluarga mahasiswa masing-masing. Dari sana, pemahaman akan meluas ke komunitas,” jelasnya.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa terlihat aktif bertanya, mulai dari sistem klaim hingga tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan dalam mendistribusikan layanan ke seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Imigrasi Tunda Keberangkatan 1.243 Jemaah Haji Diduga Nonprosedural
Selain mengenalkan sistem layanan kesehatan nasional, pihak BPJS Kesehatan juga membagikan strategi penting dalam menghadapi dunia kerja, khususnya bagi lulusan administrasi kesehatan yang ingin berkarier di sektor pelayanan publik.
Respons dari para mahasiswa pun sangat positif. Mereka mengaku banyak mendapat wawasan baru yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas.
“Kegiatan ini sangat membuka mata saya mengenai peluang dan tantangan kerja di bidang kesehatan. BPJS Kesehatan ternyata sangat kompleks dan strategis,” ungkap Nur Azizah, salah satu mahasiswa peserta studi lapangan.
Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi pendidikan dan penyelenggara jaminan sosial kesehatan bisa terus berlanjut. Terlebih, kualitas SDM yang memahami sistem kesehatan akan sangat dibutuhkan dalam menyukseskan agenda reformasi sektor kesehatan di Indonesia. (afg)
Editor : Hendriyanto