PAMEKASAN, RadarMadura.id – Calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan berinisial SM ditemukan meninggal di gurun wilayah Jumum, Makkah, Selasa (27/5).
Warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, itu diduga meninggal karena dehidrasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), SM berangkat haji menggunakan visa ziarah.
Kepala Kemenag Pamekasan Mawardi enggan menanggapi terkait CJH yang diduga berangkat secara ilegal tersebut.
Mawardi memilih irit bicara saat ditanya terkait informasi meninggalnya SM.
”Untuk menjadi perhatian, seluruh jajaran Kemenag kabupaten tidak boleh memberitakan tentang haji tidak resmi,” jawabnya melalui pesan WhatsApp.
Terpisah, Kepala Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Ferry Andriyanto Alvin membenarkan bahwa SM adalah warganya.
Dia mengaku sudah menerima informasi bahwa SM meninggal di Makkah.
”Informasinya begitu. Tapi kami belum bertemu dengan keluarga,” ujarnya saat dihubungi koran ini.
Sementara pihak keluarga SM belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut karena dalam kondisi berduka. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti