Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Pamekasan Belum Keruk Sungai di Perkotaan

Fatmasari Margaretta • Selasa, 29 April 2025 | 17:00 WIB
MENYEMPIT: Warga menyabit rumput di DAS depan RSUD Mohammad Noer di Jalan Trunojoyo, Pamekasan, Senin (28/4). (KHOLIL RAMLI/JPRM)
MENYEMPIT: Warga menyabit rumput di DAS depan RSUD Mohammad Noer di Jalan Trunojoyo, Pamekasan, Senin (28/4). (KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak sempat meninjau langsung sedimentasi daerah aliran sungai (DAS) perkotaan di Kabupaten Pamekasan pada Selasa (18/3).

Dia berjanji dan memerintahkan UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Madura melakukan pengerukan.

Bahkan, Emil menyinggung kembali terkait normalisasi sungai di wilayah Kota Gerbang Salam saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) dan rapat paripurna penyampaian visi-misi bupati dan wakil bupati Pamekasan 2025–2030, Senin (24/3).

Namun, hingga saat ini pengerukan sungai belum terealisasi.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Pamekasan sudah berupaya untuk mendapatkan keterangan dari Kepala UPT PSDA Madura Anton Daniswara.

Namun, yang bersangkutan sedang tidak di kantor. Sementara saat dihubungi melalui ponsel yang biasa digunakan, sedang tidak aktif.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Masrukin mengeklaim, pemkab telah menyiapkan lahan sebagai tempat pembuangan sedimen sungai hasil pengerukan.

Sebagaimana yang diminta Wagub Emil saat melakukan peninjauan DAS di wilayah Kota Pamekasan.

”Nanti akan kerja sama dengan dinas lingkungan hidup untuk dijadikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Angsanah. Kan standard operating procedure (SOP) pengolahan sampah di TPA itu harus ditimbun,” terangnya.

Marsukin mengaku pemkab hingga saat ini masih terus berkoordinasi dengan UPT PSDA Madura dan stakeholder terkait.

Namun, dia enggan menjelaskan lebih detail terkait hal-hal teknis berkaitan dengan pengerjaan normalisasi sungai di perkotaan.

”Masih dibicarakan. Kalau pemkab, tentunya ingin segera melakukan pengerukan sedimentasi DAS. Sehingga, air sungai di perkotaan tidak meluap saat musim penghujan,” tandasnya. (lil/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#pengerukan #sedimentasi #Sungai #sertijab #aliran sungai