PAMEKASAN, RadarMadura.id – Volume kendaraan pada arus balik Lebaran tahun ini diprediksi meningkat dan berpotensi memicu kemacetan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasn pun memetakan beberapa titik rawan yang akan menjadi fokus penguraian. Di antaranya, Pasar Keppo di Desa Polagan, Kecamatan Galis.
Kabid Lalu Lintas Dishub Pamekasan Andri Isfaraini memaparkan, kepadatan lalu lintas akibat arus balik dan libur Lebaran.
Dia mengatakan, volume kendaraan akan meningkat dibanding arus mudik. ”Karena itu, institusinya melakukan penguraian di daerah yang rawan kemacetan. Misalnya, di Pasar Keppo rutin kami urai,” katanya.
Pria yang akrab disapa Andre tersebut mengatakan, personel yang diturunkan untuk melakukan penguraian juga ditambah.
Jika hari-hari biasa hanya lima orang, khusus momen Lebaran ditambah menjadi 10 orang. ”Kalau di Pasar Keppo terjadi penumpukan karena ada aktivitas bongkar muat sapi,” terangnya.
Andre menyatakan, selain melakukan penguraian, 10 personel tersebut juga akan memberlakukan sistem buka tutup.
”Khusus kendaraan kecil, kami juga akan mengarahkan mereka melewati jalan alternatif. Misalnya, lewat Desa Galis dan Desa Panaguan,” pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Ina Herdiyana