Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Resmi Dilantik, Wabup Sukriyanto Fokus Bangun Pamekasan dari Desa

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 21 Maret 2025 | 16:05 WIB

SAHAJA: Bupati KH Kholilurrahman dan Wabup Sukriyanto berfoto bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (songkok hitam) setelah pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/3).
SAHAJA: Bupati KH Kholilurrahman dan Wabup Sukriyanto berfoto bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (songkok hitam) setelah pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/3).
 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat.

Sebab, dia akhirnya dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi Wabup mendampingi Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.

”Saya benar-benar tidak menyangka akan menjadi orang nomor dua di lingkungan Pemkab Pamekasan. Padahal, tidak pernah tebersit dalam benak saya menjadi Wabup. Karena sudah mendapat dukungan masyarakat, saya berniat akan melayani masyarakat,” ucapnya.

Berbekal pengalaman menjadi kepala desa (Kades) selama dua periode (2007–2019), Sukri berjanji akan mewujudkan mimpi terbesarnya, yaitu membangun Pamekasan dari desa.

Dia mengajak semua elemen masyarakat berkolaborasi membangun Pamekasan yang lebih baik dan sejahtera.

”Saya merintis karier sebagai Kades. Karena itu, saya ingin bersama-bersama warga membangun Pamekasan. Sesuai visi-misi kami, pembangunan harus dimulai dari desa,” katanya.

Selama lima tahun ke depan, penataan kota akan menjadi salah satu atensi paslon yang akrab dikenal dengan sebutan Kharisma tersebut.

SAH: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasangkan pangkat ke pundak Wabup Pamekasan Sukriyanto dalam pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/3). (PROKOPIM UNTUK JPRM)
SAH: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasangkan pangkat ke pundak Wabup Pamekasan Sukriyanto dalam pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/3). (PROKOPIM UNTUK JPRM)

Misalnya, dengan diawali mengembalikan fungsi trotoar, memperbaiki view yang morat-marit, dan penataan pedagang kaki lima (PKL).

Termasuk pemerataan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).

 

”Misalnya di ruas jalan yang ada di kawasan pantai utara (pantura). Masih ada beberapa titik yang perlu dipasang lampu PJU,” tegas Sukri.

Berdasar informasi yang diterima Jawa Pos Radar Madura (JPRM), tim transisi Bupati Kholil dan Wabup Sukri sudah mulai bergerak.

Tim tersebut bertugas melakukan langkah-langkah strategis untuk menyusun program 100 hari kerja.

Fathorrahman selaku ketua tim transisi mengaku telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Khususnya, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

”Misalnya, meluncurkan program guru ngaji dan program tata kota. Itu salah satu contoh di program 100 hari,” pungkasnya. (lil/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pemkab pamekasan #penataan kota #wabup #100 hari kerja #membangun Pamekasan dari desa