Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sebelum Kebakaran, Listrik di Pasar Kolpajung Pamekasan Sering Gangguan

Berta SL Danafia • Senin, 17 Maret 2025 | 11:05 WIB
HANGUS: M. Sugiarto (kanan) saat melihat kios hak pakainya hangus di Pasar Kolpajung Pamekasan Minggu (16/3). (AYU LATIFAH/JPRM)
HANGUS: M. Sugiarto (kanan) saat melihat kios hak pakainya hangus di Pasar Kolpajung Pamekasan Minggu (16/3). (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Peristiwa kebakaran satu kios di Pasar Kolpajung menyita perhatian publik. Pasar yang baru selesai dibangun tersebut dilalap si jago merah.

Staf dan Operator TKK Satpol PP dan Damkar Pamekasan Moh. Jailani menyampaikan, timnya menerima laporan sekitar pukul 18.03.

Setiba di lokasi, timnya langsung melakukan pemadaman dan pendinginan. ”Hanya satu kios yang terbakar,” katanya.

Menurut dia, kios yang terbakar menjual sembako dan berada di Blok A1 nomor 025. ”Untung tidak ada korban jiwa. Api berhasil dipadamkan pukul 18.38,” ucapnya.

Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Pamekasan Handiko Bayuadi menyatakan, peristiwa kebakaran terdeteksi setelah alarm di pasar berbunyi.

”Di pasar memang ada alarm yang bisa mendeteksi kepulan asap,” ucapnya. Handiko memaparkan, kebakaran bukan karena korsleting.

”Jika karena korsleting listrik, maka aliran listrik di kios yang lain akan padam. Kenyataannya, listrik di kios yang lain normal,” ucapnya.

Dijelaskan, perbaikan sementara waktu akan dilakukan oleh pihak ketiga. Sebab, Pasar Kolpajung masih dalam masa pemeliharaan.

”Insyaallah langsung diperbaiki, karena Pasar Kolpajung masih masa pemeliharaan oleh APG,” paparnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, pemilik hak pakai kios 025 M. Sugiarto menyampaikan, alarm peringatan di pasar berbunyi dua kali.

Yakni, sebelum waktu buka puasa dan setelah buka puasa. Namun, tidak ada petugas yang berjaga.

”Seandainya ada petugas yang berjaga, tidak sampai terjadi kebakaran,” katanya.

Pria asal Kelurahan Jungcangcang tersebut menduga kebakaran karena korsleting listrik. Indikasinya, timbangan elektroniknya hangus meski tidak tercolok.

”Kalau steker dicop, otomatis kabelnya terbakar. Tapi, ini justru timbangannya yang terbakar,” paparnya.

Menurutnya, sebelum terjadi kebakaran, aliran listrik sering mengalami gangguan.

Bahkan, petugas yang melakukan perbaikan sempat terkena setrum. Pasokan listrik normal kembali setelah diperbaiki pada Sabtu (15/3) pagi.

”Harapan saya, petugas yang berjaga lebih siaga. Sehingga, ketika terjadi sesuatu bisa langsung ditangani. Terutama pada malam hari,” pungkasnya. (ay/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#pasar #kebakaran #pamekasan