PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pengawasan di area Taman Arek Lancor (Arlan) Pamekasan harus ditingkatkan.
Khususnya, pasca video amatir sejoli berbuat mesum di jantung Kota Pemekasan itu viral.
Warga pun menuntut pemerintah untuk menambah penerangan di fasilitas umum itu.
Adnan, warga Taro’an, Kecamatan Tlanakan, meminta pemerintah penambahan penerangan di taman yang berlokasi di depan Masjid Agung Asy-Syuhada itu.
Sebab, di beberapa sudut taman kurang penerangan dan kerap dijadikan tempat bermesraan.
”Barangkali kalau tempatnya lebih terang, tidak ada lagi pasangan yang bebas bermesraan. Minimal takut kelihatan oleh pengunjung lain,” tuturnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Supriyanto mengeklaim sudah melakukan penambahan lampu penerang ikon Kota Gerbang salam itu.
Itu dilakukan pasca viralnya video mesum muda-mudi di area Arlan.
”Kami langsung mengambil tindakan, menambah penerangan, khususnya di beberapa sudut. Seperti di taman sisi timur,” tegasnya.
Terpisah, Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (Gakda) Satpol PP Pamekasan Hasanurrahman berjanji akan memperketat pola pengawasan pengunjung. Sehingga, perilaku serupa tidak terjadi lagi.
”Pastinya ke depan patroli akan kami tingkatkan. Di sana kan sudah ada pos jaganya, kami memang bertugas untuk selalu keluar melakukan patroli dan memantau pengunjung,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta