Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jumlah Sapi di Pamekasan Terpapar PMK Bertambah, 7.000 Dosis Vaksin Sudah Didistribuksikan ke Puskeswan

Fatmasari Margaretta • Rabu, 29 Januari 2025 | 15:10 WIB
TRANSAKSI: Para pedagang menjual sapi di Pasar Keppo, Pamekasan, Selasa (21/1). (AYU LATIFAH/JPRM)
TRANSAKSI: Para pedagang menjual sapi di Pasar Keppo, Pamekasan, Selasa (21/1). (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Kabupaten Pamekasan menjadi atensi pemerintah.

Sebab, dalam sebulan bertambah 143 kasus.

Berdasar catatan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), pada pekan pertama di awal Januari, 404 ekor sapi di Bumi Pamelingan terjangkiti PMK.

Perinciannya, 19 ekor mati, 317 sapi sembuh, 16 dipotong paksa.

”Data terakhir, tercatat 547 sapi terinfeksi PMK,” kata Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Indah Kurnia Sulistiorini.

Dia mengeklaim, 346 ekor sapi yang terpapar aphthovirus sudah sembuh.

Sisanya, 152 ekor sapi masih dalam kondisi sakit, 24 ekor mati, dan terdapat 52 ekor yang dipotong paksa.

Menurut Indah, maraknya kasus PMK mendapat perhatian serius dari Pemprov Jatim.

Agar jumlah kasus PMK bisa ditekan, Kota Gerbang Salam mendapatkan bantuan vaksin sebanyak 7.000 dosis.

”Sudah didistribusikan ke sejumlah pusat kesehatan hewan (puskeswan).

Perinciannya, Puskeswan Galis dan Pamekasan masing-masing 1.675 dosis, Puskeswan Pakong dan Waru masing-masing 1.825 dosis,” tuturnya.

Indah mengeklaim telah menurunkan 55 petugas untuk menangani PMK.

Namun, dia berharap masyarakat juga ikut berpartisipasi mencegah dan menanggulangi PMK.

”Caranya, dengan meningkatkan desinfeksi biosekuriti di kandang. Kalau ada sapi yang sakit, segera diisolasi atau dipisah,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#puskeswan #ATENSI #kandang #kasus #sapi #pmk