PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan 2024 Periode II sudah dibuka sejak Minggu (17/11/2024). Namun, hingga saat ini jumlah pendaftar yang masuk belum direkap.
Kabid Pengadaan Pembinaan dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKPSDM Pamekasan Mustain Ramli mengatakan, jumlah pendaftar masuk tahap verifikasi. Pihaknya menunggu rekap dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait jumlah total pendaftar yang masuk.
”Pendaftarannya diperpanjang lagi, sudah tiga kali perpanjangan. Batas terakhir pendaftaran sampai Senin (20/1),” kata Mustain saat dikofirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Sabtu (18/1).
Manurut dia, panitia seleksi daerah (panselda) tidak mengetahui secara pasti alasan panitia seleksi nasional (panselnas) melakukan perpanjangan pendaftaran berkali-kali. Informasi yang beredar, agar bisa meng-cover tenaga honorer.
”Kami tidak bisa berspekulasi. Daerah hanya menindaklanjuti surat edaran dari BKN terkait penundaan pendaftaran itu. Tujuanya untuk apa, kami juga tidak tahu,” tuturnya.
Mustain menjelaskan, kuota PPPK 2024 yang diperebutkan pendafatar periode II hanya dua belas formasi. Perinciannya, dua formasi tenaga guru, tujuh formasi tenaga kesehatan, dan tenaga teknis dua formasi.
”Kuota PPPK Pamekasan itu 332 formasi. Tahun ini seleksinya dibagi dua tahap. Jadi, 320 formasi sudah terisi hasil seleksi yang periode I. Sisanya, dua belas itu yang kosong,” terangnya.
Mustain mengingatkan agar pelamar PPPK 2024 tidak khawatir. Mengingat, pemerintah telah menyiapkan skema PPPK paro waktu bagi tenaga honorer yang tidak lolos seleksi.
”Informasi dari BKN, yang tidak lolos tahap I dan II, semua masuk PPPK paro waktu. Mereka nanti kami usulkan nomor induk kepegawaian (NIP) juga. Cuma untuk bekerja menunggu formasi. Kami masih menunggu petunjuk dari BKN,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Ina Herdiyana