PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sejak dua tahun terakhir, jumlah sekolah penggerak di Pamekasan tidak bertambah. Sebab itu, tahun ini tidak ada program sekolah penggerak.
Kabid Pembinaan SD Dispendikbud Pamekasan Taufik Hidayat menyampaikan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk pemerintah pusat.
Apalagi, realisasi program tersebut bergantung pada kebijakan pemimpin yang baru.
”Kami belum dapat kabar, apalagi sekarang ada pergantian pemimpin. Cuma kabarnya akan diubah,” katanya.
Menurutnya, di Kabupaten Pamekasan saat ini terdapat 80 sekolah. Namun, jika merujuk SK dari Kemendikbudristek, hanya ada 15 sekolah penggerak
”Dinas menetapkan 65 sekolah berstatus mandiri,” tambahnya.
Taufik memaparkan, jika merujuk pada memorandum of understanding (MoU), program sekolah penggerak berakhir pada tahun ini.
”Pemerintah pusat menggantinya dengan program pendidikan kepemimpinan sekolah,” paparnya. (ay/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia