PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sebanyak 33 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al-Mardliyyah Pamekasan resmi menyandang gelar sarjana pada Minggu (15/1/2025). Prosesi sakral itu berlangsung khidmat dan penuh keharuan.
Dari puluhan wisudawan, satu diantaranya ditetapkan sebagai lulusan terbaik. Dia adalah Waqiatus Zahrah. Apresiasi pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam itu berdatangan. Salah satunya dari CV Jawara Internasional Djaya.
Perusahaan rokok tersebut memberikan hadiah umrah gratis kepada Waqiatus Zahrah. Direktur CV Jawara Internasional Djaya Marsuto Alfianto mengaku bahwa hadiah itu merupakan bentuk apresiasi atas prestasi mahasiswa dan penghargaan ilmu.
”Saya berangkat dari rumah tidak ada niat untuk memberikan hadiah umrah. Tetapi, ini merupakan jalan dan takdir yang ditetapkan oleh Allah kepada Waqia. Saya hanya sebagai perantara saja,” tutur pria yang juga seorang pengacara itu.
Baca Juga: Berhasil Menebus Cukai Rp 58,6 Miliar, Ratusan Karyawan CV Jawara Terima BLT DBHCHT
Sebagai alumnus Pondok Pesantren Al-Mardliyyah Pamekasan, Alfian hanya ingin mengabdi dan memberikan yang terbaik untuk lembaga pendidikan islam yang terletak di Desa Tagangser Laok, Kecamatan Waru itu. Sehingga, bisa menebar manfaat.
Sementara itu, Dewan Penasihat STIDKIS Al-Mardliyyah Pamekasan KH. Sulaiman Samsul Arifin menyambut baik apresiasi yang diberikan CV Jawara Internasional Djaya itu. Kiai karismatik itu menyebut bahwa hadiah umrah itu bagian dari takdir.
”Yang diberi (umrah gratis, Red) tidak menyangka. Yang memberi juga tidak ada rencana sebelumnya. Semoga ke depan hadiah yang sama bisa bertambah lagi, seperti yang diinginkan oleh Bapak Alfian tadi,” tukas Kiai Sulaiman. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto