Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Fasilitas Perpusda M. Tabrani Belum Lengkap

Achmad Andrian F • Senin, 13 Januari 2025 | 17:22 WIB
BELUM BEROPERASI: Pengendara motor melintas di depan Perpustakaan Daerah M. Tabrani Pamekasan kemarin. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
BELUM BEROPERASI: Pengendara motor melintas di depan Perpustakaan Daerah M. Tabrani Pamekasan kemarin. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

KOTA, RadarMadura.id – Proyek gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) M. Tabrani Pamekasan sudah rampung pada Rabu, 25 Desember 2024. Namun, hingga saat ini, gedung senilai Rp 4,5 miliar itu belum dioperasikan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pamekasan Achmad Sjaifudin mengeklaim pemanfaatan perpustakaan daerah itu masih dalam tahap pengecekan kualitas. Khususnya terkait penilaian kelayakan bangunan.

”Masih dalam tahap perawatan, setidaknya membutuhkan waktu satu bulan. Karena sekarang musim hujan, takutnya ada kebocoran, sehingga bisa langsung diperbaiki,” kata Sjaifudin pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Pengoperasian Perpusda M. Tabrani juga menunggu kelengkapan fasilitas penunjang. Seperti ruang lobi dan backdrop, sehingga pelayanan bagi pengunjung bisa dilakukan dengan maksimal.

Dispusip juga berencana memasang kanopi pada gedung yang pembangunannya sempat mangkrak pada 2023 itu.

Sjaifudin menambahkan, pengoperasian perpustakaan ini juga menunggu petunjuk Pj Bupati Masruki.

”Kalau itu semua rampung, akan segera dimanfaatkan. Saat peresmian nanti, kami berencana juga akan launching kalender event. Semoga ke depan kecintaan masyarakat Pamekasan terhadap literasi meningkat,” tegasnya.

Pendiri Komunitas Gubuk Literasi Pamekasan M. Rozien Abqoriy mendorong dispusip lebih serius dalam mengelola perpustakaan.

Mengingat, tingkat gemar membaca (TGM) 2023 berada di posisi 30, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022.

Dia berharap dispusip lebih inovatif dalam merencanakan program peningkatan literasi. Tidak monoton hanya dengan mengandalkan program perpustakaan keliling (perpusling).

”TGM di 2022 berada di peringkat 21. Artinya, peningkatan sarpras harus selaras dengan program-program yang inovatif. Libatkan dan gandeng komunitas-komunitas literasi, sehingga lebih efektif,” pintanya. (lil/luq)

Editor : Achmad Andrian F
#perpustakaan #pamekasan #perpusda #fasilitas