Aktivis Formasi Pamekasan Kecewa Enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Belum Terisi
Fatmasari Margaretta• Kamis, 9 Januari 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi jabatan kosong
PAMEKASAN, RadarMadura.id – Enam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Pamekasan belum jelas.
Padahal, upaya mengisi jabatan setingkat kepala organisasi pemerintah daerah (OPD) itu sudah dimulai sejak tahun lalu.
Pemkab Pamekasan menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menindaklanjuti seleksi tersebut.
Imbasnya, proses pengisian enam JPTP terpaksa lompat tahun. Kondisi itu justru menyudutkan pemerintah daerah.
Pembina Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formasi) Pamekasan Iklal Iljas Husain menduga pemerintah daerah memanipulasi seleksi.
Menurut dia, izin dari Kemendagri sudah bisa dikantongi jika benar-benar telah diajukan.
”Ini kan satu pintu ke Kemendagri. Kabupaten Sinjai yang sama-sama melakukan seleksi JPTP justru sudah melakukan pelantikan akhir Desember 2024. Kemudian, kendala seperti apa yang dialami Pemkab Pamekasan?” tanya Iklal.
Aktivis menduga pemerintah daerah tidak mengirimkan izin ke Kemendagri terkait hasil seleksi tersebut.
Iklal juga menerima informasi bahwa Pemkab Pamekasan belum selesai terkait kontrak politik dengan kepala daerah terpilih.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Saudi Rahman membantah jika ada kontrak politik dalam seleksi JPTP.
Panitia seleksi masih menunggu izin dari Kemendagri.
”Saya tidak bisa mengartikan deal-deal-an yang dimaksud. Kami melakukan semua tahapan (seleksi JPTP, Red) sesuai ketentuan. Kami tunduk pada aturan. Seluruh perizinan (dilakukan) melalui sistem,” terang pria berkacamata itu.
Sekadar diketahui, terdapat enam jabatan yang akan diisi dalam seleksi tersebut.
Yaitu, kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan dan kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
Jabatan lain adalah kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan dan kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan.
Lalu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Panitia seleksi juga membuka peluang bagi para pejabat mengisi posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pamekasan.
Tim juga telah menetapkan tiga pendaftar teratas untuk enam jabatan tersebut. (afg/yan)