Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sumber PAD Tersebar di Berbagai Titik, Retribusi Parkir di Pamekasan Melebihi Target

Fatmasari Margaretta • Rabu, 25 Desember 2024 | 15:20 WIB
SUMBER PENDAPATAN: Seorang juru parkir sedang mengatur motor pengendara di Jalan Diponegoro. (AYU LATIFAH/JPRM)
SUMBER PENDAPATAN: Seorang juru parkir sedang mengatur motor pengendara di Jalan Diponegoro. (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir melebihi target yang ditentukan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Dishub Pamekasan mencatat, capaian retribusi parkir sebanyak Rp 4.761.847.480 hingga Selasa (17/12).

Target yang ditentukan sebesar Rp 4.728.600.000.

Kasi Perparkiran Dishub Pamekasan Suhardjo menyampaikan, penarikan retribusi parkir terus berjalan hingga akhir bulan.

Sejauh ini capaiannya sudah melebihi target.

”Alhamdulillah, target retribusi parkir sudah tercapai pada pertengahan bulan lalu,” katanya, Selasa (24/12).

Sumber pendapatan retribusi parkir tersebar di sejumlah titik.

Di antaranya berada di delapan pasar tradisional, rumah sakit, Food Colony, dan sebagainya.

Termasuk parkir tepi jalan yang tersebar di empat wilayah, yakni utara, timur, barat, dan selatan.

”Tidak ada yang paling dominan pendapatannya. Besaran pendapatan di semua titik rata-rata sama,” ujarnya.

Suhardjo mengungkapkan, retribusi parkir diperoleh dari 132 juru parkir (jukir).

Pihaknya selalu memberikan pembinaan terkait pengelolaan parkir yang baik.

Itu dilakukan agar retribusi parkir terserap dengan maksimal.

”Jadi penarikan retribusi itu di luar kendaraan pelat nomor Pamekasan. Khususnya parkir tepi jalan,” ungkapnya.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Munaji menyampaikan, pendapatan dari sektor parkir harus ditata lebih baik lagi.

Penarikan retribusi parkir, baik secara langsung maupun portalisasi, perlu diperjelas.

Sebab, meski terdata parkir berlangganan, masih ditarik retribusi.

Pihaknya meminta dinas lebih inovatif dalam mengelola retribusi parkir.

Tujuannya, tidak ada kebocoran dalam penarikan retribusi tersebut.

”Terutama juru parkir tepi jalan perlu dilakukan pembinaan lagi, sehingga sasaran retribusinya tepat dan tidak bocor,” pesannya. (ay/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#target #dishub #inovatif #pad #parkir #retribusi