Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

10 Tahun Sektor Pertanian di Pamekasan Meningkat

Berta SL Danafia • Senin, 9 Desember 2024 | 22:27 WIB
MASA TANAM: Sejumlah petani sedang menanam benih padi di Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Minggu (8/12). (AYU LATIFAH/JPRM)
MASA TANAM: Sejumlah petani sedang menanam benih padi di Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Minggu (8/12). (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan mencatat sektor pertanian di Pamekasan mengalami peningkatan yakni menjadi 22,78 persen.

Kepala BPS Pamekasan Parsad Barkah Pamungkas menyampaikan, sektor pertanian dibagi menjadi tiga jenis usaha.

Di antaranya, usaha tani perseorangan (UTP), usaha pertanian berbadan hukum (UPB) dan usaha pertanian lainnya (UTL).

”Seluruh usaha di sektor pertanian tercakup di tiga sektor ini,” katanya.

Berdasarkan hasil sensus tani 2023, jumlah rumah tangga usaha pertanian (RTUP) di Pamekasan pada 2023 meningkat sebesar 22,78 persen dibanding tahun 2013.

Yakni, dari 143.101 rumah tangga menjadi 175.703 rumah tangga.

Peningkatan jumlah RTUP ini juga diikuti peningkatan jumlah UTP dari 164.118 unit meningkat menjadi 178.060 unit.

”Hanya saja, untuk data daerah hanya merujuk pada UTP. Berbeda dengan UPB dan UTL itu level provinsi,” tambahnya.

Parsad memaparkan, pertumbuhan sektor pertanian di Pamekasan memang cukup siginifikan. Dengan pembagian tujuh subsektor pertanian.

Di antaranya tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian.

”Tujuh sektor ini ada di tiga jenis usaha pertanian. Setiap rumah bisa saja ada beberapa subsektor ini,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor terkait meningkatnya pertumbuhan pertanian di Pamekasan.

Sebab, sektor pertaniannya di Pamekasan dinilai cukup menarik. Khususnya subsektor hortikultura dan tanaman pangan.

”Sehingga, pertanian di Madura memiliki peluang ekonomi. Serta, mendorong tumbuhnya rumah tangga usaha pertanian yang baru,” pungkasnya. (ay/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#meningkat #pamekasan #bps #Pertanian #Sektor