PAMEKASAN, RadarMadura.id – Mahasiswa Universitas Al Amien Prenduan (UNIA), Sumenep sedang menjalankan program pengabdian masyarakat (P2M) di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Pamekasan. P2M UNIA akan berpartisipasi dalam Festival Tanean Lanjhang ke-10.
Diketahui, Desa Larangan Luar, kembali akan menggelar Festival Tanean Lanjhang sejak Sabtu (26/10) hingga Minggu (27/10). Festival yang menjadi agenda tahunan ini akan mengusung tema Namoi Tanean Lanjang.
Pada festival ini, mahasiswa P2M UNIA akan berpartisipasi mempromosikan budaya lokal di Bumi Gerbang Salam. Selain itu juga akan berpartisipasi menyemarakkan dengan menampilkan produk unggulan olahan mereka.
Baca Juga: Nasabah Prioritas Capai 161 Ribu, Kelolaan Aset Wealth Management BRI Tumbuh 23,05 Persen
“Kami berkolaborasi dengan KKN-T UTM dalam mem-branding produk unggulan mereka berupa keripik daun singkong baik dari segi desain dan video promosi,” Kata Kordes Kelompok XI P2M UNIA Ahmad Ni’mal Fadli, Kamis (10/10).
Menurut Fadli, KKN-T UTM telah berhasil membuat produk unggulan yang sehat dan rendah kalori. Kami berusaha membranding semenarik mungkin karena keripik daun singkong olahan KKN-T UTM bisa menjadi peluang bagi warga Larangan Luar.
Menurut Fadli, kripik daun singkong bisa menjadi pelung usaha bagi warga Larangan Luar. Karena bahan utama, yaitu daun singkong, sangat mudah di dapat dilingkungan dan sekitar pekarangan warga.
”Produk ini sebagai contoh bagi warga, barangkali bisa ditekuni dan menjadi ladang usaha dan penghasilan,” tegasnya.
Baca Juga: PBVSI Pamekasan Proyeksikan Klub Ramaikan Kejurprov Bola Voli di Jember
Selain menampilkan beragam produk unggulan dari UMKM warga setempat, momen spesial dari Festival Tanean Lanjhang tahun ini adalah launching bio gas yang berasal dari Universitas Kristen Petra Surabaya. (lil/dry/par)
Editor : Hendriyanto