Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Tutupan Lahan di Pamekasan Hanya Rp 50 Juta

Fatmasari Margaretta • Rabu, 9 Oktober 2024 | 04:35 WIB
RINDANG: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Jokotole, Pamekasan, Senin (7/10). (AYU LATIFAH/JPRM)
RINDANG: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Jokotole, Pamekasan, Senin (7/10). (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.ID – Penghijauan di Kota Gerbang Salam melalui program tutupan lahan terus berlangsung.

Namun, anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan untuk penanam bibit hanya Rp 50 juta.

Kabid Perencanaan Kajian Dampak Lingkungan dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup DLH Pamekasan Agus Priombodo mengatakan, program tutupan lahan masuk pada indikator penilaian indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH).

Progresnya terlihat dari pemantauan satelit yang bersumber dari data vegetasi, taman kota, hutan kota, dan sebagainya.

”Saat ini Pamekasan menempati peringkat ke-26 dari 38 kabupaten/kota di Jatim,” katanya.

Berdasar data DLH, tutupan lahan Pamekasan masih di angka 40 atau berstatus kurang. Padahal, DLH mengeklaim rutin melakukan penanaman.

”Tahun ini kami intens melakukan penanaman untuk menyukseskan program tutupan lahan,” tambahnya.

Meskipun demikian, penanaman yang dilakukan DLH masih terbatas.

Di antaranya, median jalan, sekolah, dan Desa Samiran. Lokasi penanaman masih tersebar di sekitar pusat kota.

”Kami tidak ditarget, tapi menyesuaikan dengan kekuatan anggaran,” paparnya.

Dijelaskan, anggaran penanaman bibit tahun ini kurang lebih Rp 50 juta setahun. Sedangkan luas lahan penanaman satu hektare untuk segala jenis bibit.

”Dan itu bukan cuma kami yang merealisasikan, melainkan juga lintas sektoral,” ulasnya.

Ditambahkan, penanaman bibit di lahan seluas satu hektare tersebut diakui belum bisa menyumbang secara signifikan indeks tutupan lahan.

”Sebab, hanya mampu menyumbang di bawah satu persen. Tapi, kami tetap berupaya maksimal,” pungkasnya. (ay/yan)

 

Editor : Fatmasari Margaretta
#anggaran #penanaman #bibit #hektare #kota gerbang salam #Tutupan Lahan #IKLH #dlh