PAMEKASAN, RadarMadura.id – Manfaat program universal health coverage (UHC) sangat dirasakan oleh masyarakat.
Layanan kesehatan gratis bagi peserta aktif jaminan kesehatan nasional (JKN) itu bisa diakses di empat kabupaten yang ada di Pulau Garam.
Lebih dari 95 persen masyarakat Madura telah mendapat jaminan layanan kesehatan oleh pemkab setempat.
Baik dalam mengakses kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Nuzuludin Hasan mengatakan, pemkab tidak hanya fokus memberi jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Tetapi, juga memastikan kecukupan dan pemerataan fasilitas kesehatan yang memadai.
Hingga Juli 2024, Sampang berhasil meraih gelar UHC dengan cakupan kepesertaan sebanyak 1.031.137 jiwa.
Kemudian, Bangkalan dengan cakupan kepesertaan 1.116.896 jiwa dan Sumenep dengan cakupan kepesertaan 1.134.916 jiwa.
Terakhir, Pamekasan dengan cakupan kepesertaan 874.427 jiwa.
Salah satu peserta JKN yang telah merasakan manfaat dari program UHC adalah Khoirun Nisa, 32.
Warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, itu terdaftar pada segmen peserta pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja (PBPU-BP).
”Waktu kali pertama direkomendasikan tentang kepesertaan JKN, saya langsung setuju. Sebab, sangat membantu saya dari segi biaya. Saya dilayani dengan baik selayaknya pasien lainnya. Semoga gelar UHC ini bisa terus dipertahankan,” harapnya. (afg/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti