PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan merevitalisasi Taman Gladak Anyar tahun ini gagal.
Sebab, anggaran Rp 200 juta yang disiapkan terkena refocusing.
Kabid Perencanaan, Kajian Dampak Lingkungan, dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup DLH Pamekasan Agus Priambodo membenarkan informasi tersebut.
Dia memastikan Taman Gladak Anyar tidak akan diperbaiki tahun ini.
”Diupayakan dianggarkan tahun depan. Tapi, tetap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Nanti bergantung ketersediaan anggarannya,” kata Agus saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Menurut Agus, rencana awal revitalisasi Taman Gladak Anyar dilakukan untuk penataan taman, tempat bermain anak, dan mengganti gazebo rusak.
Taman tersebut nantinya juga akan dilengkapi alat peraga edukasi (APE).
”Termasuk penambahan tanaman. Ini penting untuk menambah ruang terbuka hijau di Pamekasan,” sebut Agus.
Taman yang berada di Jalan Sersan Mesrul, Kecamatan Kota Pamekasan, itu sudah layak dilakukan revitalisasi.
Sebab, kondisinya kurang terawat. Bahkan, fasilitas umum (fasum) yang tersedia juga minim.
Misalnya, fasilitas bermain untuk anak-anak. Selain minim, beberapa fasilitas juga rusak. Bahkan, di area taman tersebut ditumbuhi rumput liar.
Astuti, seorang pengunjung, menyayangkan minimnya perawatan Taman Gladak Anyar.
Baginya, taman tersebut sangat strategis dan bermanfaat bagi warga. Terutama bagi anak-anak yang ingin bermain.
”Jika fasilitasnya lengkap, tempatnya dibikin teduh, terawat, pasti ramai. Minimal jadi tempat bermain untuk anak-anak,” ungkapnya. (lil/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti