Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dinas PUPR Pamekasan Hanya Sumbang Kemantapan Jalan Satu Persen, Apa Sebabnya?

Hera Marylia Damayanti • Senin, 16 September 2024 | 15:53 WIB
RUSAK: Pengendara melaju pelan saat melewati ruas jalan di Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean, Pamekasan. (AYU LATIFAH/JPRM)
RUSAK: Pengendara melaju pelan saat melewati ruas jalan di Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean, Pamekasan. (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kemantapan Jalan Kabupaten Pamekasan masih jauh dari harapan.

Pasalnya, progres perbaikannya tahun ini belum menyumbang angka yang signifikan. Hanya menyumbang satu persen pada kemantapan jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Pamekasan Amin Jabir mengatakan, Kota Gerbang Salam memiliki sekitar 1.000 kilometer ruas jalan.

Namun, hasil survei tahun 2023, progres kemantapannya baru 58 persen. ”Survei tahun ini dilakukan pada akhir Desember nanti,” katanya.

Amin menuturkan, progres tersebut memang masih jauh dari kemantapan jalan yang diharapkan.

Instansinya masih memiliki PR menyelesaikan 42 persen kemantapan jalan. Sebab, kondisi jalan yang berstatus mantap hanya sekitar 500 kilometer.

”Kemantapan ini ada dua kriteria. Terbagi menjadi baik dan sedang. Kategori sedang pun masih butuh perawatan,” tambahnya.

Sementara untuk jalan dengan kategori belum mantap dibagi menjadi rusak ringan dan rusak berat.

Setidaknya masih ada 420 ruas kilometer yang jalannya masih rusak berat.

”Untuk yang kondisinya baik itu masih ada di sepanjang 168 kilometer,” ungkapnya.

Meski demikian, instansinya tidak bisa menaikkan kemantapan jalan secara signifikan.

Pasalnya, tahun ini hanya bisa menyumbang kemantapan sekitar satu persen.

Atau sekitar 10 kilometer atau 35 ruas jalan untuk pemeliharaan dan konstruksi jalan.

”Harapan kami bisa dua persen. Tapi, ini sulit, mungkin satu persen bisa,” jelasnya.

Menurutnya, dengan progres sebesar satu persen tersebut, kemantapan jalan belum menunjukkan hasil yang baik.

Pihaknya terkendala anggaran untuk bisa maksimalkan kemantapan jalan.

”Apalagi struktur tanah Pamekasan ini labil. Jadi begitu terkena musim hujan, jalan yang semula baik berpotensi rusak,” ungkapnya. (ay/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#kemantapan jalan #satu persen #dinas pupr #jalan kabupaten #menyumbang