PAMEKASAN, RadarMadura.id – DPRKP Pamekasan kebagian 714 paket proyek penataan bangunan dan lingkungan (PBL). Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 104,8 miliar.
Ratusan paket proyek PBL tersebut dibagi ke tujuh kawasan. Pelaksanaannya tersebar di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.
Perincian dari tujuh kawasan tersebut, 124 kegiatan PBL diletakkan di kawasan agropolitan, di kawasan minapolitan berjumlah 124 paket, dan 17 paket di kawasan bagirasa. Kemudian, terdapat 30 paket di kawasan batik.
Sementara itu, terdapat 242 paket di kawasan pertanian berbasis korporasi petani dan 27 paket untuk kawasan strategis.
Adapun sisanya, 150 paket proyek diperuntukkan kawasan peningkatan kualitas permukiman.
”Ratusan paket PBL itu berdasarkan aspirasi masyarakat. Itu merupakan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Pamekasan. Semua sudah selesai dikerjakan,” ungkap Kepala DPRKP Pamekasan Muharram.
Pria berbadan tegap itu menyebut proyek PBL untuk memperbaiki akses jalan di sekitar permukiman, bukan kepada kegiatan kawasannya.
”Artinya, agar akses jalan dan sebagainya bisa lebih baik,” sebutnya.
Sementara itu, warga Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Adro’i bersyukur daerahnya mendapat bantuan PBL pavingisasi.
Dengan demikian, akses jalan masyarakat menuju lahan pertanian lebih bagus.
”Di sini masih terdapat beberapa akses jalan setapak yang belum bagus atau dipaving. Harapannya, untuk tahun-tahun mendatang programnya dimasifkan lagi,” harapnya. (lil/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia