Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perayaan HUT Ke-79 RI di Asta Barat, Pamekasan, Semarak

Fatmasari Margaretta • Rabu, 4 September 2024 | 02:30 WIB
BAJU ADAT: Panitia perayaan HUT Ke-79 RI warga Jalan Asta Barat, Kelurahan Bugih, Pamekasan, berfoto bersama dengan dua penari tradisional, Minggu (1/9). (FIKI PRASETYA KUSNANDAR UNTUK JPRM)
BAJU ADAT: Panitia perayaan HUT Ke-79 RI warga Jalan Asta Barat, Kelurahan Bugih, Pamekasan, berfoto bersama dengan dua penari tradisional, Minggu (1/9). (FIKI PRASETYA KUSNANDAR UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kemeriahan acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) terasa hingga ke pelosok kampung.

Seperti yang terlihat di lingkungan Jalan Asta Barat, RT 1, RW 1, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan.

Di setiap sudut jalan dan gang di wilayah tersebut dipenuhi hiasan bendera Merah Putih serta umbul-umbul.

Suasana yang penuh keceriaan tersebut mencerminkan betapa warga Asta Bharat cinta Indonesia.

Tidak hanya menghias kampung, warga Asta Barat juga menggelar berbagai macam lomba selama Agustus.

Acara itu melibatkan semua kalangan masyarakat, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

”Malam ini acara puncak. Beginilah cara kami memperingati dan menghormati perjuangan para pahlawan, sekaligus juga merayakan kemerdekaan yang telah diraih,” ucap Ketua Panitia Fiki Prasetya Kusnandar.

Perayaan HUT RI yang rutin digelar setiap tahun tersebut juga bertujuan mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dengan begitu, menguatkan rasa nasionalisme dan komitmen untuk menjaga serta meneruskan cita-cita kemerdekaan.

”Konsep besarnya, kami mengedepankan nilai gotong royong untuk memupuk rasa kebersamaan,” tuturnya.

Penampilan tarian tradisional di malam puncak juga membawa pesan tersendiri bagi warga setempat, khususnya generasi muda.

Tujuannya, supaya seni dan budaya warisan leluhur tetap lestari dan mengakar di masyarakat.

”Ini identitas kita sebagai bangsa Indonesia, bangsa yang kaya akan kesenian dan kebudayaan,” tegasnya. (lil/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#gotong royong #Umbul-umbul #perjuangan #kemeriahan #Kemerdekaan #lingkungan #Hubungan Sosial #hut ke-79 ri #LESTARI #kesenian