Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diskan Alokasikan Puluhan Juta untuk Keluarga Stunting

Achmad Andrian F • Senin, 12 Agustus 2024 | 16:41 WIB
ANAK SEHAT: Seorang ibu dan anaknya sedang bermain di taman alun-alun Arek Lancor Pamekasan, Senin (5/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
ANAK SEHAT: Seorang ibu dan anaknya sedang bermain di taman alun-alun Arek Lancor Pamekasan, Senin (5/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

KOTA, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan terus berupaya untuk menekan angka tengkes (stunting).

Salah satunya melalui program pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) budi daya ikan air tawar di kawasan stunting.

Program yang melekat di Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan tersebut dianggarkan Rp 81 juta lebih. Daerah yang menjadi target intervensi adalah Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan.

”Di Gugul angka prevalensi stunting-nya cukup besar, 47,89 persen,” kata Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata.

Dijelaskan oleh Fata, jenis budi daya ikan air tawar yang akan disalurkan yaitu lele. Selain memiliki kandungan gizi yang tinggi, ikan tersebut juga digemari sebagian warga Bumi Gerbang Salam.

”Program ini untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Sehingga, dapat mengurangi angka stunting. Selain itu, menjadi alternatif usaha guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Fata menambahkan, kandungan gizi pada ikan lele hampir setara dengan ikan salmon. Berdasar daftar komposisi bahan makanan (DKBM), lele memiliki kandungan protein 18 gram, lemak 3 gram, natrium 50 gram, omega-3 237 miligram, omega-6 337 miligram serta zat besi 5,5 gram.

”Ikan lele ini dianggap mampu menjadi solusi makanan untuk mencegah stunting pada anak,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ahmadi berharap program tersebut terealisasi maksimal dan tepat sasaran.

Sehingga, intervensi untuk menurunkan tengkes berjalan dengan baik. ”Perlu juga dilakukan rencana tindak lanjut setelah bantuan itu disalurkan.

Misalnya, pembinaan berkala. Ini penting supaya efeknya jangka panjang,” pintanya. (c3/yan)

Editor : Achmad Andrian F
#Diskan #stunting #keluarga