PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penarikan retribusi parkir di Pasar Kolpajung rentan bocor.
Sebab, pengelolaan parkir pasar modern pertama di Madura itu dilakukan secara manual. Sedangkan portalisasi parkir belum ada kejelasan.
Kasi Perpakiran Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Suhardjo mengaku mengajukan anggaran pengadaan portal parkir di perubahan perubahan anggaran keuangan (PAK).
Pihaknya tidak dapat memastikan usulan itu akan disetujui atau tidak.
Sehingga, institusinya tidak dapat memastikan apakah portalisasi parkir Pasar Kolpajung bisa terealisasi tahun ini atau tidak.
”Itu bergantung anggaran. Kalau disetujui, insyaallah terlaksana tahun ini,” ucapnya.
Saat ini penarikan retribusi parkir di Pasar Kolpajung dilakukan dengan cara manual.
Sedangkan pendapatan yang masuk karena masih transisi.
Meski demikian, pihaknya mengeklaim tidak terjadi kebocoran dalam penarikan retribusi.
”Lagian ini juga sementara, kami pastikan semuanya aman,” imbuhnya.,
Pihaknya berharap pengajuan anggaran pengadaan sarana portal parkir di Pasar Kolpajung disetujui.
Sehingga, bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Serta membuat penataan parkir pasar bisa menjadi lebih baik
”Eman juga pasarnya sudah bagus, tapi parkirnya manual. Akan kami usahakan bisa secepatnya terealisasi,” ujar Hardjo.
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Khairul Umam mengatakan, apabila pengadaan portalisasi parkir di Pasar Kolpajung belum bisa terealisasi, dishub memastikan perihal keamanan dan retribusi tidak boleh bocor.
Sebab, potensi kebocorannya sangat besar.
”Jadi, hal tersebut harus diwaspadai dan lebih ditingkatkan pengawasannya,” tukasnya. (ail/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta