PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pengelolaan anggaran dan administrasi IAIN Madura teruji.
Buktinya, kampus yang terletak di Bumi Gerbang Salam itu berhasil meraih tiga penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.
Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi kinerja untuk satuan kerja (satker) terbaik pada periode semester pertama.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Jokotole Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pamekasan, Selasa (23/7).
Dalam acara tersebut, Rektor IAIN Madura Dr. Saiful Hadi, M.Pd diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IAIN Madura Ismatul Izzah, M.Pd.
”Kampus menorehkan prestasi yang membanggakan dengan tiga penghargaan sekaligus,” ujarnya.
Dia memerinci, IAIN Madura meraih juara 1 dalam pengelolaan UP/TUP terbaik kategori satker besar di lingkungan KPPN 036/Pamekasan.
Kedua, meraih juara 1 penggunaan cash management system (CMS) terbaik tingkat KPPN 036/Pamekasan.
”Kampus juga mendapatkan apresiasi karena ditetapkan sebagai juara 3 dalam penyampaian laporan saldo rekening tercepat tingkat KPPN 036/Pamekasan,” tutur Ismatul Izzah pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Dia mengucapkan rasa syukur atas penghargaan tersebut.
Tentunya apresiasi itu juga seiring dengan komitmen kampus untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan administrasi keuangan dengan transparan dan akuntabel.
Rektor IAIN Madura Dr. Saiful Hadi, M.Pd mengapresiasi capaian positif dalam pengelolaan administrasi keuangan kampus tersebut.
Dia berharap prestasi tersebut bisa terus ditingkatkan dan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik.
”Penghargaan ini tidak hanya mengakui kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Tetapi, juga menunjukkan bahwa kita mampu mengelola anggaran dengan baik dan efisien. Saya berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Saiful.
Menurut dia, acara itu juga menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja anggaran dan keuangan IAIN Madura selama semester pertama.
Yaitu, memberikan arahan dan asistensi dalam penyusunan laporan keuangan pada Juli 2024.
Selain itu, pertemuan dengan satker tersebut menjadi refreshment cash management (RCM) di triwulan ketiga 2024.
Sehingga, memberikan pembaruan dan pengetahuan baru bagi para peserta untuk mengelola kas dengan lebih efisien.
”Dengan keberhasilan ini, IAIN Madura semakin mampu menunjukkan kapasitas dan komitmennya dalam pengelolaan anggaran yang profesional. Juga, berkontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan tinggi di Madura,” tandasnya. (afg/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti