PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pagu anggaran pembangunan Jalan Waru Barat–Tlonto Ares sebesar Rp 930.000.000.
Pemenang tender kegiatan yang bersumber dari APBD tersebut sudah ditentukan.
CV Irda Utama Karya ditetapkan sebagai pemenang dengan penawaran Rp 794.321.007.
Terdapat tujuh rekanan yang mengajukan penawaran. Namun, enam di antaranya gugur saat evaluasi kualifikasi.
Yakni, CV Dua Bintang, CV Putra Sang Fajar, dan CV Dua Putra Bersaudara. Lalu, Putra Mandiri, CV Azka Grahadi, dan CV Mitra Buana.
Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setkab Pamekasan Moh. Bahtiar Eko Firmansyah mengatakan, pengumuman lelang dibuka Rabu (12/6).
Terdapat 37 peserta yang ikut tender. Namun, hanya tujuh penyedia yang mengajukan penawaran.
Setelah dilakukan evaluasi, enam penyedia dinyatakan gugur dengan sejumlah alasan. Meski gugur, mereka tidak melakukan sanggahan.
Akhirnya, tender proyek konstruksi tersebut dimenangkan CV Irda Utama Karya yang beralamat di Dusun Barat Satu, Desa Sentol, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.
”Beberapa penyedia yang gugur karena ada yang tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi, sertifikat personel K3 yang ditawarkan sudah tidak berlaku. Ada juga karena harga yang ditawarkan tergolong tinggi,” katanya.
Bahtiar mengungkapkan, hasil evaluasi lelang proyek tersebut juga sudah disampaikan kepada dinas terkait.
Saat ini memasuki tahap penerbitan surat penunjukan penyedia barang atau jasa (SPPBJ).
Penandatanganan kontrak akan diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pamekasan.
”Untuk selanjutnya, semua hal yang berkaitan dengan proyek ini sudah ada di dinas terkait,” ungkapnya.
Kabid Bina Marga DPUPR Pamekasan Tri Gunawan menyampaikan, pihaknya akan melakukan rapat hasil pemilihan penyedia barang atau jasa.
Yakni, sebelum menerbitkan SPPBJ. Pihaknya belum bisa memastikan kapan surat tersebut akan diterbitkan.
”Kami rapatkan dulu,” jawabnya singkat. (ail/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta