PAMEKASAN, RadarMadura.id – Diskop UKM dan Naker Pamekasan tahun ini dibebani target retribusi sebesar Rp 50 juta.
Meski saat ini baru pertengahan tahun, Diskop UKM dan Naker Pamekasan pesimistis mencapai target.
Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Muttaqin mengatakan, pihaknya pesimistis karena Bank BPR Jatim memiliki program Prokesra atau pinjaman maksimal Rp 50 juta dengan bunga empat persen bagi pelaku UMKM.
Sedangkan institusinya dengan nominal yang sama mematok bunga enam persen.
”Kami sudah bisa menebak, tentunya warga akan lebih memilih pinjaman dengan bunga yang lebih rendah,” ucapnya.
Menurut dia, untuk anggaran pinjaman bagi pelaku UMKM, institusinya mengeluarkan dana sebesar Rp 9 miliar.
”Khusus pinjaman bagi UKM WUB nominalnya Rp 15 miliar dengan bunga nol persen,” paparnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A. Rahim mengatakan, target yang sudah ditetapkan harus bisa dicapai oleh Diskop UKM dan Naker Pamekasan.
”Harus melakukan beragam upaya agar pelaku UMKM tertarik mengajukan pinjaman. Yang terpenting jangan mempersulit masyarakat,” ingatnya. (ail/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia