Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mensos Tri Rismaharini Robohkan Rumah Warga, Bantu Bangun Tempat Tinggal Pasutri Dua Anak

Hera Marylia Damayanti • Senin, 13 Mei 2024 | 14:43 WIB
TERIMA ADUAN: Mensos Tri Rismaharini ngobrol dengan Umi Kulsum di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Minggu (12/5). (FAHMI JALIL/JPRM)
TERIMA ADUAN: Mensos Tri Rismaharini ngobrol dengan Umi Kulsum di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Minggu (12/5). (FAHMI JALIL/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tidak semua orang hidup bergelimang harta. Beberapa di antaranya harus banting tulang untuk menyambung hidup.

Seperti yang dialami oleh pasangan suami istri (pasutri) Umi Kulsum dan Ikhwan.

Pasangan yang memiliki dua buah hati itu menempati rumah tidak layak huni (RTLH).

Rumah beralas tanah dengan dinding tripleks tipis tersebut menjadi tempat berteduh bagi keluarga kecil asal Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, itu.

Mereka berlindung di bawah atap dengan genting yang juga mulai runtuh.

Di dalam rumah berwarna merah muda itu hampir tidak ada fasilitas mewah apa pun.

Bangunan dengan luas sekitar 4x6 meter itu disekat menjadi dua bagian. Satu tempat digunakan untuk beristirahat, satu tempat lainnya untuk dapur.

Umi mengaku tidak mampu untuk membangun rumah yang lebih layak. Upah dari hasil memulung yang didapat suaminya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hampir tak ada sisa uang untuk sekadar memperbaiki rumah.

”Saya tidak pernah menyangka akan mendapat bantuan (perbaikan) rumah dari Kementerian Sosial (Kemensos). Apalagi, Bu Risma juga menyempatkan hadir langsung ke sini untuk berbincang dengan kami,” tutur Umi Kulsum.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 Minggu (12/5).

Setelah berbincang dengan Umi Kulsum, mantan Wali Kota Surabaya itu segera memerintahkan petugas untuk merobohkan rumah.

Baca Juga: Satu Gedung Disekat Dua, Disperindag Pamekasan Target SIHT Beroperasi Juli

”Rumah (milik Umi Kulsum) ini kita bantu bangun. Nanti teman-teman dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama pendamping program keluarga harapan (PKH) serta dibantu TNI/Polri dan desa untuk merenovasi,” tuturnya tergesa-gesa.

Risma juga sempat berbincang dengan tim konstruksi. Dia menanyakan waktu yang dibutuhkan untuk renovasi.

Pekerja menargetkan bangunan yang akan menjadi tempat tinggal Umi Kulsum itu selesai dalam waktu 14 hari.

Perempuan kelahiran Kediri itu juga sempat menawarkan anak Umi Kulsum yang mengalami gangguan mental untuk berobat.

Karena itu, Risma akan berkoordinasi lebih lanjut mengenai rencana pengobatan tersebut. (afg/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tagana #mensos #bantuan #renovasi #pkh #rtlh #pasutri #rumah