PAMEKASAN, RadarMadura.id – Museum Mandhilaras di area Monumen Arek Lancor direncanakan akan direlokasi.
Namun, hingga saat ini tak kunjung terealisasi dengan dalih belum menemukan lokasi dan bangunan yang cocok.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan, relokasi museum memang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Hanya, terkendala dari lokasi dan bangunan yang tepat.
Dia menyadari, kondisi bangunan museum saat ini memang dinilai kurang layak. Bahkan, beberapa koleksi museum terpaksa tidak dipajang karena keterbatasan ruangan.
”Lokasinya sudah strategis, tapi bangunan tidak cocok,” katanya.
Untuk saat ini, Dispendikbud Pamekasan masih fokus terhadap pemeliharaan meskipun hanya skala kecil.
Seperti halnya pengecatan bangunan, pembersihan koleksi museum, dan sebagainya.
”Kalau pemeliharaan memang ada, tapi kecil,” ucap Zaini.
Menurutnya, untuk anggaran pemeliharaan museum sebesar Rp 30 juta bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Anggaran itu akan dimaksimalkan untuk perawatan museum dan beberapa koleksi.
Alfira, 22, warga Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, menilai Museum Mandhilaras sudah saatnya direlokasi ke tempat strategis. Tak hanya itu, menurutnya koleksi museum harus lebih beragam sehingga menarik minat pengunjung.
”Semoga ada kabar baik untuk Museum Mandhilaras ini,” pungkasnya. (ail/han)
Editor : Fatmasari Margaretta