PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah armada pemadam kebakaran (damkar) yang dimiliki Pemkab Pamekasan hanya dua unit.
Pengajuan armada damkar sudah dilakukan selama bertahun-tahun, namun hingga kini tak kunjung terealisasi.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Pamekasan Misyanto mengatakan, tahun ini dipastikan pengadaan armada damkar tidak terealisasi.
Alasannya sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni terkendala minimnya anggaran.
Dijelaskan, harga armada di masing-masing perusahaan penyedia tidak sama. Sementara pihaknya menginginkan harga armada damkar tersebut sekitar Rp 5 miliar per unit.
”Kami menginginkan armada yang ada tangganya, melihat bangunan di Kota Pamekasan sudah banyak yang bertingkat,” jelas Misyanto Minggu (24/3).
Menurut dia, untuk harga memang disesuaikan dengan kualitas dari armada damkar tersebut.
Namun, kondisi anggaran tidak memungkinkan, sehingga pengadaan tersebut tak kunjung terlaksana.
Untuk selanjutnya, kata Misyanto, pihaknya akan mencoba kembali mengajukan di 2025.
Sebab, armada itu sangat dibutuhkan sebagai pendukung, yang rencananya akan diletakkan di daerah pantura.
”Nanti kalau terealisasi, kami punya tiga. Satu ditaruh di pantura, sebagai antisipasi ada kejadian kebakaran di sana,” ucap Misyanto.
Misyanto berharap, pengadaan armada tersebut bisa terealisasi dengan baik.
Sehingga, kendala karena kendaraan terbatas bisa diminimalkan. Sambi lalu pihaknya meningkatkan kinerja yang dimiliki. (ail/han)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia