PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memberikan bantuan kepada korban bencana alam angin puyuh yang terjadi Rabu (21/2).
Bantuan diserahkan langsung Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin di tiga kecamatan berbeda Kamis (22/2). Yakni, di Kecamatan Kota, Larangan, dan Kadur.
Masrukin mengatakan, angin kencang yang terjadi Rabu (21/2) menyapu sembilan desa di lima kecamatan.
Yakni di Kelurahan Kowel dan Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan. Kemudian, juga terjadi di Desa Blumbungan dan Desa Peltong, Kecamatan Larangan.
Sapuan angin kencang juga menerjang warga di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur dan Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.
Lalu, warga Desa Palengaan Laok, Rombuh, Larangan Badung, Kecamatan Palengaan. Angin kencang tersebut mengakibatkan pohon tumbang dan merusak rumah warga.
”Mari sama-sama berdoa agar kejadian seperti ini menjadi yang terakhir. Karena hujan kali ini sering bersamaan dengan angin kencang. Semoga hujan yang turun selanjutnya bisa membawa berkah dan manfaat,” ujarnya.
Sementara dampak terparah akibat sapuan angin kencang terjadi di lima lokasi. Yakni, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan; Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur; Kelurahan Kowel dan Desa Toronan di Kecamatan Kota Pamekasan.
Alasan itulah yang mendasari dirinya turun langsung di tiga kecamatan tersebut.
Masrukin mengatakan, Pemkab Pamekasan akan berusaha untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang menjadi korban bencana.
Harapannya, bisa meringankan beban para korban. Kerusakan rumah warga yang tidak terlalu parah akan diperbaiki melalui program rumah tidak layak huni (RTLH).
Pemkab juga akan memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada korban bencana dengan dibantu BPBD Jawa Timur (Jatim).
Pihaknya berharap bantuan yang diserahkan mampu memulihkan kembali mental warga terdampak bencana.
”Saya yakin, meskipun tidak ada bantuan dari pemkab, kalau perihal bantuan pokok bisa diatasi. Tapi untuk bangunan, memang masih dalam proses,” tutur mantan sekretaris DPRD Pamekasan tersebut
Masrukin berharap, bantuan yang diserahkan bermanfaat bagi penerima. Juga bisa menambah kebutuhan dapur para korban bencana angin puyuh.
”Semoga diberi ketabahan dan ini kejadian yang terakhir,” harapnya. (ail/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti