Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bangkai Hiu Tutul Terdampar di Pesisir Pasean, Pamekasan, Jadi Tontonan Warga hingga Berswafoto

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 3 Februari 2024 | 18:05 WIB

JADI TONTONAN: Warga berada di sekitar hiu tutul di pesisir pantai Dusun Bakong, Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jumat (2/2). (ASDIN UNTUK JPRM)
JADI TONTONAN: Warga berada di sekitar hiu tutul di pesisir pantai Dusun Bakong, Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jumat (2/2). (ASDIN UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Warga digegerkan dengan keberadaan seekor hiu tutul yang terdampar di pesisir Dusun Bakong, Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jumat (2/2). Peristiwa tidak biasa tersebut menjadi tontonan warga.

Warga Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Asdin menyampaikan, hiu tutul dengan panjang sekitar tujuh meter tersebut ditemukan satu kilometer dari rumahnya.

Hewan karnivora itu ditemukan warga sekitar pukul 04.00 saat pergi ke pantai.

”Awalnya, saat ditemukan masih bergerak. Tapi, pad pukul 09.00 hiu tersebut sudah tidak bergerak atau mati,” ujarnya.

Kapolsek Pasean AKP Kusairi menyampaikan, hiu tutul itu terdampar sekitar seratus meter dari bibir pantai.

Namun, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab terdamparnya hiu berukuran jumbo tersebut.

Baca Juga: Dua Oknum ASN di Sumenep Intimidasi Jurnalis Jawa Pos Radar Madura, Tidak Terima Tambang Galian C Diberitakan

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari anggotanya, hiu tutul itu sudah mati dan menjadi tontonan warga. Bahkan, tidak sedikit yang menaiki badan hiu untuk berswafoto. Pihaknya sudah melakukan koordinasi untuk melakukan evakuasi badan hiu.

Kami segerakan untuk dievakuasi,” paparnya.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Abdul Fata mengaku sudah mendatangi lokasi penemuan hiu tutul tersebut.

”Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa (pemdes) untuk mencarikan solusi hiu yang terdampar ini,” ujarnya.

Bangkai hiu itu tidak memungkinkan untuk ditarik ke tengah laut. Sebab, kondisi ombak cukup besar. Sehingga, pihaknya memutuskan agar hiu itu dikubur.

Baca Juga: 595 Abdi Negara Ketahuan Memanipulasi Presensi, Temuan Tim IT BKPSDM Pamekasan saat Evaluasi

Sebab, kondisinya sudah mati dan mulai mengeluarkan aroma tidak sedap, khawatir nanti mengganggu masyarakat,” terangnya.

Berdasar analisis lembaganya, hiu tutul itu terdampar karena mengejar mangsa. Sehingga, berpisah dari gerombolannya. Hal itulah yang membuat hiu nahas tersebut terdampar dan mati.

”Masih kami proses untuk dikuburkan sekarang (kemarin) pukul 15.30,” ujarnya. (bai/jup)

Editor : Fatmasari Margaretta
#tengah laut #pesisir #berswafoto #hiu tutul #pamekasan #pasean #jumbo #tontonan warga #Bibir Pantai