PAMEKASAN, RadarMadura.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mempercantik kawasan perkotaan mendapat apresiasi.
Khususnya terkait peralihan status Jalan Masegit menjadi jalan nasional.
Apresiasi itu diungkapkan Ketua DPRD Pamekasan Halili. Menurutnya, sudah semestinya pemkab memperhatikan estetika kawasan kota.
Terutama yang menjadi ikon Kota Gerbang Salam, yakni di kawasan Taman Arek Lancor (Arlan).
”Saya kira itu upaya yang baik dalam memperbaiki tata kota. Apalagi, Arlan itu jantung Kabupaten Pamekasan,” kata Halili kepada JPRM, Selasa (23/1).
Dia berharap, upaya-upaya yang akan dilakukan memberikan dampak bagus bagi masyarakat.
Sebab, kawasan tersebut terbilang padat, baik dengan adanya lalu lintas dan di satu sisi banyak jemaah yang akan melaksanakan ibadah di Masjid Jamik Asy-Syuhada.
Halili juga mendorong sinergisitas organisasi perangkat daerah (OPD) agar kawasan itu bersih dari aktivitas yang mengganggu.
Misalnya, pedagang kaki lima (PKL) yang ketertiban mereka masih butuh diperhatikan.
Kalau itu bisa dilakukan, saya kira estetika perkotaan kita jauh lebih indah. Dan, ini butuh sinergi berbagai pihak, terutama OPD yang memiliki wewenang,” harap Halili.
Baca Juga: DLH Pamekasan Lempar Tanggung Jawab, Akademisi Nilai Tidak Punya Komitmen Jaga Lingkungan
Lebih jauh, Halili meminta Pemkab Pamekasan agar lebih meningkatkan upaya-upaya yang mengarah pada kebersihan lingkungan.
Sebab, cermin estetika dari suatu daerah direpresentasikan dari ikon yang ada.
”Kita tahu Arlan itu bukan sekadar ikon, melainkan juga simbol historis yang dikenal oleh masyarakat. Saya kira perbaikan berupa pelebaran jalan patut kita dorong,” pungkasnya. (di/luq)
Editor : Fatmasari Margaretta