PAMEKASAN, RadarMadura.id – Revitalisasi Arek Lancor yang sudah digaungkan sejak tahun 2023 gagal direalisasikan pada tahun ini. Pasalnya, dinas terkait tidak kecipratan anggaran.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Supriyanto mengatakan, institusinya sudah mengupayakan revitalisasi Arek Lancor dilakukan pada tahun ini. Namun, tidak bisa direalisasikan karena terkendala anggaran.
”Dapatnya (anggaran) sudah seperti itu. Kami sudah berupaya tapi tidak bisa berbuat banyak kalau sudah tidak kebagian anggaran,” katanya.
Baca Juga: Madura Berduka, Penyair Abdul Hadi WM Meninggal Dunia
Dikatakan, rencana untuk mempercantik dan menata kawasan taman kota tahun ini terpaksa digagalkan. Supriyanto akan mencoba mengusulkan kembali pada tahun anggaran 2025.
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Khairul Umam kecewa karena program revitalisasi Arek Lancor gagal.
Padahal, menurutnya, kawasan di sekitar taman dan monumen memang harus diperbarui. ”Misalnya, taman sisi utara yang dinilai perlu ditata ulang,” tuturnya.
Menurutnya, seharusnya pemkab bisa memperjuangkan dan merealisasikan revitalisasi Arek Lancor. Sebab, selama ini menjadi salah satu ikon warga Pamekasan.
Baca Juga: Validasi Data Peserta JKN, Jumlah Penduduk Bangkalan Berkurang
”Sangat disesalkan. Apalagi, lokasinya berada di jantung kota,” katanya.
Dia berharap, dinas terkait ke depan bisa lebih serius merealisasikan hal tersebut. ”Sehingga, program revitalisasi Arek Lancor bisa terwujud dan berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya. (ail/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta