Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPBD Pamekasan Berencana Gelar Rapat dengan ESDM Jatim, Cari Solusi Penanganan Sumur Bor di Kecamatan Kadur

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 16 Januari 2024 | 15:13 WIB
BUTUH PENANGANAN: Petugas damkar sedang menunjuk lokasi semburan api dari sumur bor Desa/Kecamatan Kadur, Pamekasan, Kamis (11/1). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
BUTUH PENANGANAN: Petugas damkar sedang menunjuk lokasi semburan api dari sumur bor Desa/Kecamatan Kadur, Pamekasan, Kamis (11/1). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan berencana menggelar rapat koordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jatim dan SKK Migas Jabanusa.

Hal itu dilakukan untuk mencari solusi terkait insiden sumur bor menyemburkan api di Desa/Kecamatan Kadur.

”Sebab, (untuk menyelesaikan masalah ini) butuh penanganan khusus dan tidak boleh sembarangan,” kata Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi.

Menurut dia, institusinya belum bisa memastikan tanggal pelaksanaan rapat koordinasi. Sebab, pihaknya diminta untuk mengirimkan surat terlebih dahulu ke Dinas ESDM Jatim.

”Saat ini kami masih minta tanda tangan Sekkab Pamekasan,” terang Akhmad Dhofir Rosidi.

Dia berharap permasalahan sumur bor tersebut segera mendapatkan solusi. Rapat koordinasi yang diinisiasi jajarannya diharapkan dapat membuahkan keputusan yang baik. Artinya, tidak merugikan para pihak.

”Tidak tahu apakah (sumurnya) nanti ditutup atau tidak. Kalau menurut saya, sulit ditutup karena semburannya kuat. Kita lihat hasil rapatnya,” kata Dhofir.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi meminta permasalahan tersebut diselesaikan dengan baik.

Rapat koordinasi antara BPBD Pamekasan dengan ESDM Jatim dan SKK Migas Jabanusa diharapkan menghasilkan keputusan terbaik.

”Kami berharap bisa cepat diselesaikan dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, sumur bor milik Junaidi menyemburkan air bercampur gas pada Rabu (27/12/2023).

Sumur bor yang terletak di Dusun Kadur Barat itu menyemburkan api setinggi 15 meter diduga ada yang membuang puntung rokok dan menyalakan korek pada Kamis (11/1).

Insiden tersebut tentu saja menyita perhatian masyarakat setempat. Agar tidak membahayakan warga, polisi memasang police line di sekitar lokasi. (ail/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#bercampur gas #BPBD Pamekasan #rapat koordinasi #menyemburkan api #skk migas #sumur bor #esdm jatim