PAMEKASAN, RadarMadura.id – Target pendapatan asli daerah (PAD) lapangan tenis di Kota Gerbang Salam turun.
Sebab, pemasukan dari sarana dan prasarana (sarpras) olahraga milik Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan jarang mencapai target.
Hal itu disampaikan Kabid Olahraga dan Prestasi (Olgapres) Disporapar Pamekasan Apriyanto. Menurut dia, pada 2023, capaian PAD lapangan tenis tidak mencapai seratus persen.
”Dari target PAD setahun sebesar Rp 15 juta, sampai tutup tahun kami hanya memperoleh sebesar Rp 8 juta,” ujarnya.
Menurut Apriyanto, hal itu disebabkan beberapa hal. Salah satunya ada beberapa penyewa nakal. Meski menggunakan fasilitas tersebut, mereka tidak membayar sewa.
”Meskipun kami lakukan teguran, tetap tidak membayar uang sewa dengan alasan sudah atas izin orang pejabat tinggi di daerah,” ujarnya.
Apriyanto menegaskan, ke depan pihaknya tidak akan tebang pilih. Siapa pun yang akan menggunakan lapangan tenis tersebut mesti membayar uang sewa sesuai ketentuan.
”Kami kan diberikan target PAD. Mau tidak mau harus tercapai target yang diberikan. Makanya, ke depan tidak akan diperbolehkan menggunakan jika tidak ada uang sewanya,” terangnya.
Dia menambahkan, target PAD lapangan tenis tersebut di tahun ini lebih sedikit atau berkurang. Sebab, target PAD lapangan tenis Arlan setiap tahunnya tidak tercapai.
”Target tahun ini kami turunkan. Dari tahun lalu Rp 15 juta, tahun ini turun menjadi kisaran Rp 12 juta,” ujarnya.
Apri menegaskan, institusinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target yang diberikan. Salah satunya dengan memperketat proses penyewaan pada semua kalangan.
”Jika tidak ada uang sewa, tidak akan kami perbolehkan. Agar target PAD dapat tercapai sesuai dengan yang diinginkan,” ujarnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengatakan, dinas terkait seharusnya lebih serius lagi dalam mengelola fasilitas tersebut.
Sebab, posisi lapangan tenis Arlan sangat strategis dan pastinya sangat mudah diminati penyewa lapangan.
”Tinggal bagaimana dinas terkait cerdas dalam berinovasi dan memanfaatkan peluang tersebut. Jangan sampai target PAD yang sudah turun itu tidak tercapai lagi di tahun ini,” pungkasnya. (bai/han)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia