Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Golkar Lirik Eks Wabup Pamekasan Fattah Jasin, PKB Fokus Pilpres

Ina Herdiyana • Selasa, 2 Januari 2024 | 16:38 WIB
JawaPos.com
JawaPos.com

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan 2024 mulai terbuka. Setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memunculkan nama-nama, kini giliran Partai Golongan Karya (Golkar).

Tiga nama dimunculkan Golkar untuk berebut kursi calon bupati dan wakil bupati (cabup dan Wabup). Yakni, mantan Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin, mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Totok Suhartono, dan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Pamekasan Rize Ikhwan Muttaqin.

”Iya benar. Ada tiga nama yang bakal diusung partai kami pada pilkada nanti,” terang Rize Ikhwan Muttaqin, Kamis (27/12/2023).

Dia mengatakan, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar telah mengeluarkan surat perintah tugas (sprint) pada ketiganya. Mereka juga sudah dipanggil untuk berdiskusi terkait potensi pada pilkada nanti.

Menurut Rizwan, ada beberapa pertimbangan DPP memberikan sprint. Selain karena elektabilitas, yang paling penting adalah pengalaman birokrasi yang dimiliki Fattah Jasin dan Totok. ”Tapi ini masih dinamis, karena sebelum pendaftaran pastinya ada penjaringan,” ungkapnya.

Pengamat politik Akhmad Jayadi mengatakan, ketiganya sangat pas di posisi cawabup. Namun, kalau mau discourse, Fattah Jasin yang paling berpotensi di posisi cabup. Alasan utama posisi cabup sangat pas dengan Fattah Jasin adalah karena kapasitas dan pengalamannya. Sebab, selama ini memiliki jabatan strategis di birokrasi. Baik di Provinsi Jawa Timur maupun yang terakhir sebagai Wabup.

”Dengan pengalaman birokrasi yang cukup panjang itu, saya meyakini beliau layak diusung. Tapi, harus berjuang mendapat tiket karena Partai Golkar sendiri perolehan kursinya juga tidak terlalu besar. Nanti bergantung pada koalisinya,” katanya.

Jika Fattah Jasin diduetkan lagi dengan Baddrut Tamam, kemungkinan besar mapan. Artinya, pasangan ini sudah berpengalaman. ”Dan, saya kira gak perlu ngopi-ngopi politik lagi, tiket sudah di tangan,” ucapnya.

Sementara Totok Suhartono memang cukup berpengalaman dan disegani. Potensinya ada, tetapi berhubung dia orang luar partai, maka tiketnya cukup jadi problem. ”Kalau cawabup mungkin ringan, tapi kalau di cabup, rasa-rasanya sulit. Begitu juga dengan Rizwan, komunikasi politiknya akan cukup sulit,” ujarnya.

Sebelumnya, PPP yang secara terang-terangan memunculkan beberapa nama yang digadang-gadang akan maju sebagai calon kepala daerah (cakada). Antara lain, Ketua DPRD Pamekasan Halili, Sekretaris DPC PPP Pamekasan Achmadi, anggota DPR RI Ach. Baidowi hingga Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ali Masykur.

Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) enggan berspekulasi. Mereka mengeklaim lebih fokus pada pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) terlebih dahulu. ”Kebetulan saya jadi ketua pemenangan paslon 1 di wilayah Madura,” terang Ketua DPC PKB Pamekasan Ali Wafa Subki Senin (1/1).

Meski demikian, DPC PKB tetap melakukan berbagai persiapan untuk berkontestasi pada Pilkada 2024. Salah satunya dengan melihat elektabilitas kader terbaik yang dimiliki partai tersebut. ”Tidak menutup kemungkinan, saya juga masuk di dalamnya,” ujarnya dengan nada bergurau.

Pria yang karib disapa Ra Ali itu menegaskan, beberapa kader partainya memiliki elektabilitas tinggi. Terutama mantan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang sekarang berkontestasi di tingkat nasonal sebagai calon anggota DPR RI.

”Tapi, ini sebatas analisis internal ya. Kami belum memastikan nama-nama yang akan kami usung. Yang jelas, bisa dari dalam atau kader dari luar,” katanya. (di/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#pilkada #Parpol #pilpres 2024 #Wabup Pamekasan Fattah Jasin #pkb #kota gerbang salam #golkar #politik